. . .

Fakultas Pertanian Dua Kampus

GemercikNews — Tasikmalaya (7/1), Postingan UPTTIK Unsil (@upttik_unsil) di instagram, “Gedung Fakultas Pertanian di lahan kampus Unsil Mugarsari telah selesai. Tahap berikutnya ialah mempersiapkan fasilitas penunjang perkuliahan. Mudah-mudahan awal perkuliahan semester genap dapat dipergunakan,” dalam caption-nya. Hal tersebut menandakan telah rampung, namun hal ini menimbulkan banyak pertanyaan “Apakah semua mahasiswa pertanian akan pindah? Bagaimana transportasi untuk mahasiswa yang tidak memiliki kendaraan?” dan lain-lain.

Ditemui di ruangannya, Dekan Fakultas Pertanian Dr. Hj. Ida Hodiyah, Ir., M.P. dalam pernyataannya menyatakan bahwa kampus baru yang berada di Mugarsari di peruntukan untuk Fakultas Pertanian, baru tersedia untuk ruangan perkuliahan dan kebun percobaan. Fakultas Pertanian itu sendiri harus memiliki laboratorium, rumah kaca, ruangan untuk Ormawa, kebun percobaan, dan sebagainya. Hasil dari rapat bersama Rektor Universitas Siliwangi, beliau menambahkan bahwa pemindahan ini dilakukan secara bertahap “Pemindahan Fakultas Pertanian ke Mugarsari ini dilakukan secara bertahap, dilihat dari kondisi bangunan gedung yang masih dalam tahap pelengkapan, dengan tenaga pengajar (dosen) bisa merasakan mengajar di gedung baru Fakultas Pertanian, paling tidak dalam satu semester 2 kali pertemuan.”

“Sebenarnya belum 100%, harus beradaptasi dulu. Sudah ada, tapi dibiarkan malah jadi rusak. Luas bangunannya sendiri adalah 2000 meter persegi untuk 4 lantai. Kursinya juga belum semuanya ada, paling dipakai beberapa ruangan,” tambahnya.

Untuk tempat tinggal nantinya akan dibangun Rusunawa (Rumah Susun Sederhana), tetapi Rusunawa itu sendiri bisa dibangun apabila sudah adanya kegiatan di kampus baru tersebut. “Maka dari itu perlu diperlihatkan kegiatan proses belajar mengajar, karena Rusunawa itu sendiri dari Kementerian PUPR, jadi belum sepenuhnya Fakultas Pertanian pindah ke kampus yang berada di Mugarsari, kita masih di sini, jadi Fakultas Pertanian itu ada dua kampus untuk kampus yang di Mugarsari hanya sesekali saja,” tuturnya.

Waktu tempuh dari kampus yang sekarang ke sana sekitar 20 menit jika lancar, maka dari itu dalam pelaksanaanya bisa menggunakan bus ataupun motor karena tempat parkir sedang dibuat. Oleh karena itu, pihak kampus memberikan bus kecil yang dapat menampung sekitar 30 orang yang dioperasikan setiap satu jam sekali untuk mengangkut mahasiswa yang melaksanakan kegiatan belajar di kampus baru. “Untuk yang kebagian melaksanakan perkuliahan di kampus baru itu untuk angkatan yang tidak memiliki jadwal praktikum di hari tersebut, justru yang praktikum di lapangan mending di sana (Mugarsari), jadi setelah kuliah bisa langsung praktikum,” tutur Ida.

Dalam pernyataannya beliau juga mengatakan, kemungkinan pindah total pada tahun 2020 jika sudah selesai laboratoriumnya. “Kita rencana mau membangun dua tingkat, ada 8 loca laboratorium, belum peralatannya yang canggih-canggih.”

Reporter: Ira & ReschaR
Penyunting: Nida

Ikuti Kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *