. . .

Sempat Tertunda, BEM dan BLM Universitas Siliwangi Akhirnya Resmi Dilantik

Gemercik News-Tasikmalaya (29/04). Universitas Siliwangi akhirnya melaksanakan pelantikan kepengurusan BEM dan BLM US untuk masa jabatan 2019/2020. Dilaksanakan di Gedung Rektorat lantai 2, tepatnya pada tanggal 29 April 2019 pukul 16.00 WIB, pelantikan ini dibuka oleh Rektor Universitas Siliwangi yakni Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., M.S., pelantikan ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor 1, Wakil Rektor 3, Ketua BAKPK, perwakilan UKM, perwakilan BEM tingkat fakultas, dan yang lainnya.

Ketua terpilih Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kali ini adalah Cep Iiz Mastur Susilo, Mahasiswa FISIP jurusan Ilmu Politik angkatan 2015 dan Ketua terpilih Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) kali ini adalah Darto Parasian, mahasiswa Fakultas Teknik dari jurusan Teknik Elektro angkatan 2015.

“Apabila kita diberikan amanah, artinya sebagai pemimpin, kemudian kita punya kesungguhan yang besar, maka berarti kita sedang menyiapkan diri untuk diberikan amanah, dan amanah yang saudara emban ini tentunya akan dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akhirat. Setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawaban dan kita semua hakekatnya adalah pemimpin. Jagalah kepercayaan yang diberikan kepada saudara dan mudah-mudahan apa yang kita emban mendapat ridho Allah SWT,” jelas Prof. Rudi pada pidatonya.

Pelantikan BEM dan BLM yang biasanya dilaksanakan di awal tahun, kini baru dilaksanakan pada akhir April ini karena ketua BLM yang sempat terpilih mengundurkan diri, “Alhamdulillah, meskipun terlambat. Harusnya ya awal-awal tahun, karena ada musibah, tiba-tiba pejabat yang terpilih mengundurkan diri, ya kita tidak bisa apa-apa. Mudah-mudahan tidak akan terulang lagi. Harapannya bisa lebih dewasa lagi, bertanggung jawab dalam konsekuensi,” tanggapan dari Prof. Dr. H. Budy Rahmat, Ir., MS., selaku Wakil Rektor 3.

Pada akhirnya, BLM baru terbentuk pada awal April, tepatnya pada tanggal 10 April 2019. Sedangkan, untuk ketua BLM sendiri, baru disahkan pada tanggal 15 April 2019, “Sebenarnya BLM tidak menunggu lama dilantik, karena baru terbentuk awal April. Karena baru terbentuk, jadi tidak ada proker tertunda,” jelas Darto Parasian.

Untuk langkah awal kepengurusan, BLM akan merencanakan RAKER (Rapat Kerja) dengan fakultas. Sedangkan, untuk proker yang baru, rencananya akan diadakan magang legislatif. Jadi, melalui kegiatan tersebut pengurus ataupun anggota akan diberi kesempatan untuk magang di fakultas. Jumlah anggota dari BLM Universitas Siliwangi adalah 26 orang, sedangkan jumlah pengurus sebanyak 31 orang. Untuk program kerja sendiri, akan mulai dilaksanakan sesuai rencana, yakni bulan Mei. Harapan Darto, sebagai ketua BLM periode 2019/2020 yakni, ke-ormawa-an yang ada di Unsil bisa countinue (berkelanjutan).

Berbeda dari BLM, BEM Universitas Siliwangi mengalami hambatan sebelum dilantik, dan ada sekitar 9 proker tertunda, yang direncanakan pada bulan Maret dan April. Keseluruhan anggota BEM berjumlah 78 orang, yang terdiri dari 19 pengurus inti dan 59 anggota.

Untuk program kerja, BEM akan melanjutkan beberapa hal yang sekiranya baik dari tahun sebelumnya, sedangkan bagi program kerja yang sudah tidak relevan, akan diganti. Rencananya, beberapa proker akan melibatkan kampus Universitas Siliwangi dan Kota Tasikmalaya, sesuai pada visi misi Cep Iiz, yakni Integrasi dan Integritas, “Harapan untuk BEM, kita bisa menjadi wadah untuk semua gerakan yang ada di Universitas Siliwangi. Harapannya buat temen-temen, kira-kira ada kegiatan yang bisa digabungkan, itu alangkah lebih baiknya karena yang kita cari ‘kan bukan hanya eksistensi, tapi juga esensi dari kegiatan tersebut.” Jelas Cep Iiz di akhir sesi wawancara.

Reporter: Tia Elvia dan Riska Kamalia
Editor : Yanifa

Ikuti Kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *