. . .

Oh, Maaf Ibu Pertiwi

Penulis: Aliffian


Sandiwara kau gelar
Pariwara berkoar
Ikut realisasi idealisme
Namun kini nasionalisme,
hanya sebuah aksara
yang tak lagi berharga

Bukan tabu lagi kulihat
ribuan mata jelalat
Melihat-lihat dengan lahat
melarat-larat dengan keparat

Agama seakan bahan
perlindungan untuk kemenangan
Siapa perduli banyak cakap
sementara tasbih tiada pernah kau ucap

“Radikalisasi pancasila itu perlu”,
ucap pengamat politisi.
“Revitalisasi nilai pancasila harus bangun dari kelu”,
kutipku pada suatu presentasi.

Agar pejabat mengerti
begitu mulianya lima sila negeri ini
Agar aparat menerima
tentang caranya memanusiakan manusia

Entah ke mana NKRI berlayar
terombang-ambing penguasa besar
Padahal rupa terlihat legowo
dalam hatinya merajam genderuwo

Lihatlah kini,
Ibu Pertiwi bersedih lagi.
Matanya sayu menatap sendu
akan kenangan indah yang merindu.

Masa di mana tanahnya aman
Perpecahan dinetralkan
Kriminalisasi dipecahkan
Kebenaran ditegakkan
Kejahatan dihancurkan

Ikuti Kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *