. . .

5 Pesan dari Kegagalan

Pernahkah kamu merasa gagal? merasa perjuanganmu sia-sia dan tak berguna? Atau merasa tidak dihargai dan sakit hati?

“Setiap orang punya jatah gagal, habiskan jatah gagalmu ketika kamu masih muda.”

Ungkapan diatas mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Sama halnya dengan kegagalan yang sudah sangat biasa terjadi dalam kehidupan. Dalam hidup, tak jarang manusia dihadapkan dengan kegagalan. Tidak hanya sekali, dua kali, tetapi bisa sampai berkali-kali. Sudah belajar untuk persiapan ujian, tapi nilai yang didapatkan tidak sesuai dengan harapan. Sudah belajar untuk persiapan lomba, tapi gelar juara tak pernah bisa didapat juga. Sudah berusaha menjalankan usaha, tapi malah rugi yang mendatangi. Banyak sekali contoh kegagalan yang terjadi. Sedih, sakit hati itu sudah pasti dan kecewa itu sudah biasa. Segala bentuk perasaan yang ditimbulkan oleh kegagalan adalah hal yang sangat wajar. Kamu boleh merasa sedih dan kecewa. Tapi kamu juga harus ingat, sedih tidak bisa mengubah apa-apa. Ketika kamu bersedih waktu tetap berjalan. Kamu yang memutuskan akan segera bangkit dari kesedihan kemudian fokus kembali dalam menggapai tujuan atau berlama-lama dalam kesedihan, membiarkan dirimu tertinggal kemudian tidak ada yang akan kamu dapatkan.

Menyikapi kegagalan adalah hal yang sangat penting, karena itu akan menentukan apa yang terjadi kepadamu setelahnya. Mau sedih? silakan. Terpuruk dengan keadaan? wajar. Mau nangis? Gak salah kok. Tapi apa kamu mau bertahan dalam kondisi seperti itu? mungkin memang tidak mudah menghilangkan berbagai perasaan-perasaan itu agar bisa bangkit dari keterpurukan. Tidak mudah bukan berarti tidak bisa, kan? Cobalah buka mata dan hatimu. Kegagalan tidak selalu buruk, lihatlah dari sudut pandang yang berbeda. Kegagalan memberikan banyak pesan untuk kehidupan:

Kegagalan adalah rangkaian dari sebuah proses menuju kesuksesan.
Hidup adalah proses. Segala hal dalam hidup ini membutuhkan proses. Sama halnya dengan kesuksesan untuk mendapatkannya, tidak bisa hanya dengan menunggu, tentu saja harus berjuang dan berusaha. Terkadang sebuah perjalanan tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan. Apa yang diharapkan tidak selalu bisa didapatkan. Ingatlah, itu bukan sebuah akhir. Perjuangan harus terus dilakukan sampai kamu mendapatkan kesuksesan. Apabila dengan cara yang ini kamu gagal, coba dengan cara yang lain. Teruslah mencoba dan berusaha sampai kamu menemukan jalannya. Teruslah berproses dan nikmati saja prosesnya.

Semua orang memiliki kesuksesan. Yang membedakannya adalah jalan menuju kesuksesan itu.

Jadilah tangguh.
Orang yang tangguh adalah orang yang mampu menghadapi dan mengatasi rintangan. Untuk menjadi orang yang tangguh kamu bisa melatih diri kamu ketika dihadapkan dengan situasi dan keadaan yang tidak kamu inginkan. Kamu bisa terlatih dengan bertahan ditengah tekanan, merelakan hal-hal yang tidak penting, percaya dengan kemampuan diri sendiri, menentukan tujuan dan bangkit dari kegagalan.

Kegagalan akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Berbagai perasaan yang ditimbulkan oleh kegagalan mengajarkanmu untuk berlapang dada, mencoba ikhlas dan menjadi dewasa. Dari kegagalan tersebut, mentalmu akan semakin kuat. Situasi menyakitkan yang telah kamu hadapi membantumu menjadi sosok yang lebih tangguh.

Jangan menyerah pada mimpimu.
“Udah latihan berbulan-bulan. Eh,gagal. Udah ah gak mau nyoba lagi.”

Gagal memang memberikan perasaan yang tidak menyenangkan dan memberikan efek yang sangat ‘Panjang’. Efek selanjutnya dari kegagalan adalah perasaan ingin menyerah. Coba ingat-ingat lagi apa yang sudah kamu lakukan untuk sampai ke posisi sekarang. Tetaplah fokus dan yakin pada setiap mimpi-mimpimu.

Pada dasarnya memang tidak mudah mewujudkan mimpi, banyak sekali tantangan dan rintangan yang harus dilewati. Tapi percayalah seberapa besar tantangan dan rintangannya, jika kamu yakin kamu bisa, kamu pasti bisa melewatinya.

Gagal bukan berarti kamu bodoh. Tetaplah berfikir positif.
Kadang kita sering lupa bahwa kekuatan terbesar dalam diri kita adalah pikiran yang positif. Dalam kondisi dan situasi apapun, berusahalah untuk terus berfikir positif. Begitu pula saat kamu sedang gagal. Dalam pikiran seseorang, biasanya akan muncul pikiran-pikiran negative yang hanya akan menghambat langkah kedepannya. “yah, gagal lagi gagal lagi. Aku emang bodoh,”

“aku emang gak mampu, makannya aku gagal terus.”

Pikiran-pikiran tersebut akan membuat kamu semakin terpuruk. Ciptakanlah energi-energi positif dalam diri kamu dengan cara selalu berfikir positif. Gagal itu bukan berarti kamu tidak mampu, tapi dengan adanya kegagalan kamu memiliki kesempatan untuk introspeksi diri, melihat kedalam diri agar bisa mengetahui apa yang membuat kamu gagal agar kamu tidak melakukan kesalahan yang sama. Momen setelah gagal juga bisa digunakan untuk merancang strategi baru untuk berjuang mendapatkan mimpi.

Jangan berpikir negatif. Kamu akan kehilangan percaya diri jika kamu terus larut dalam kesedihan karena kamu gagal. Yakinlah bahwa kamu bisa memperbaikinya.

Kegagalanmu saat ini tidak berarti kamu akan gagal di masa depan.
Roda kehidupan akan selalu berputar. Kesuksesan tidak akan kamu miliki selamanya, begitu pula dengan kegagalan yang tidak akan mendatangimu selamanya. Masing-masing dari itu ada waktunya. Ada kalanya kamu berhasil, ada juga kalanya kamu gagal.

Kegagalan yang kamu rasakan sekarang, tidak berarti kamu telah gagal untuk selamanya dan tidak akan pernah mendapatkan kesuksesan. Tenang saja. Karena kamu memiliki banyak jatah gagal, habiskan jatah gagalmu selagi kamu masih muda, belajar dari pahitnya kegagalan, bangkit lagi kemudian berjuang, sampai akhirnya kesuksesan akan kamu dapatkan.

Penulis: Nadia Rafaini Putri.
Penyunting: Jihan F.

Ikuti Kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *