{"id":11300,"date":"2025-08-11T14:18:38","date_gmt":"2025-08-11T14:18:38","guid":{"rendered":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/?p=11300"},"modified":"2025-08-11T14:18:38","modified_gmt":"2025-08-11T14:18:38","slug":"guru-gembul-singgung-maraknya-bendera-one-piece-di-ombus-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/guru-gembul-singgung-maraknya-bendera-one-piece-di-ombus-2025\/","title":{"rendered":"Guru Gembul Singgung Maraknya Bendera One Piece\u00a0di\u00a0OMBUS\u00a02025"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Gemercik News \u2013 Universitas Siliwangi (11\/08) <\/strong>Guru Gembul, seorang aktivis dan kritikus membawakan materi mengenai kebangsaan pada hari pertama kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Siliwangi (OMBUS) yang bertempat di kampus 2 Murgarsari, pada (11\/8). Ia menyoroti maraknya pengibaran bendera One Piece di sejumlah daerah yang saat ini dinilai bukan ancaman terhadap nasionalisme.<\/p>\n\n\n\n<p>Guru Gembul menilai aksi tersebut merupakan bentuk pelampiasan publik akibat menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, dan menjadi sinyal penting bagi mahasiswa untuk mengambil peran sebagai pengawas kebijakan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cNasionalisme tidak akan luntur, tapi kepercayaan publik terhadap pemerintah itu yang luntur. Bendera One Piece hanyalah salah satu wujud ekspresi masyarakat,\u201d ujarnya kepada Gemercik, pada Senin (11\/8).<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Guru Gembul, meski simbol itu tak lagi berkibar, masyarakat akan tetap menemukan cara lain untuk menyampaikan keluhan. Karena itu, Guru Gembul menegaskan mahasiswa sebagai kalangan intelektual harus menjadi kontrol pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMau caranya seperti apapun, kalau ada keluhan dari masyarakat, itu harus dijadikan agenda mahasiswa untuk bergerak,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selaras dengan pernyataan Guru Gembul, Samuel Panghiutan Silalahi, mahasiswa Program Studi Ilmu Politik 2025, menyatakan dukungannya terhadap pengibaran bendera One Piece sebagai bentuk aksi protes. Samuel juga ikut menyoroti sikap pemerintah yang mengecam aksi itu, padahal hal tersebut memiliki makna mendalam dan seharusnya menjadi bahan introspeksi bagi pemerintahan sekarang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya bingung ketika pemerintah bilang itu bentuk pemecah belah negara, harusnya daripada pemerintah mengecam hal itu seharusnya pemerintah sadar diri,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Disisi lain, Delima Nurazkia, salah satu mahasiswa dari Program Studi Manajemen 2025 menilai bahwa penolakan pemerintah justru memicu keinginan sebagian pihak untuk melawan. Delima menambahkan, apabila pemerintah mengizinkan, tidak akan ada aksi lanjutan, sehingga hal tersebut murni dianggap sebagai bentuk demokrasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Cuman<\/em> karena pemerintah itu nolak jadi <em>kayak<\/em> seakan-akan kita itu semakin ingin melawan pemerintah, sebenarnya kalau pemerintah boleh-boleh aja kita juga <em>nggak<\/em> akan <em>ngapa-ngapain<\/em>,\u201d Jelas Delima.<\/p>\n\n\n\n<p>Terakhir, Guru Gembul mengingatkan bahwa kritik dan pengawasan publik, khususnya dari mahasiswa, menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga demokrasi dan mendorong perbaikan kebijakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Reporter: Elinda dan Diyah<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Kamila Cahya Aulia dan Annisa Firsty Penyunting: Muthia Khairani<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gemercik News \u2013 Universitas Siliwangi (11\/08) Guru Gembul, seorang aktivis dan kritikus membawakan materi mengenai kebangsaan pada hari pertama kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Siliwangi (OMBUS) yang bertempat di kampus 2 Murgarsari, pada (11\/8). Ia menyoroti maraknya pengibaran bendera One Piece di sejumlah daerah yang saat ini dinilai bukan ancaman terhadap nasionalisme. Guru Gembul menilai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11301,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[14,19],"tags":[2768,2769,173,269,191,168],"class_list":["post-11300","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-dalam-kampus","tag-gurugembul","tag-onepiece","tag-gemercik-media","tag-mahasiswa","tag-universitas-siliwangi","tag-unsil"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11300","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11300"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11300\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11302,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11300\/revisions\/11302"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11301"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11300"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11300"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11300"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}