{"id":165,"date":"2019-05-24T03:47:13","date_gmt":"2019-05-24T03:47:13","guid":{"rendered":"https:\/\/gemercikmedia.com\/?p=165"},"modified":"2019-05-24T03:47:15","modified_gmt":"2019-05-24T03:47:15","slug":"perempuan-tidak-harus-sarjana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/perempuan-tidak-harus-sarjana\/","title":{"rendered":"Perempuan Tidak Harus Sarjana"},"content":{"rendered":"\n<p>Oleh Indriani Suharyan<\/p>\n\n\n\n<p>Jurusan Pendidikan Bahasa\nIndonesia 2018<\/p>\n\n\n\n<p>Kita pasti sering mendengar\npernyataan bahwa perempuan tidak harus kuliah atau sekolah tinggi-tinggi karena\npada akhirnya ia akan berada di dapur rumah. Sayangnya, pernyataan tersebut\nmasih terus saja dilontarkan bahkan di zaman modern seperti sekarang ini. Jika\nkalimat tersebut diucapkan ketika zaman penjajahan, sebelum Kartini berkoar\nuntuk emansipasi wanita, itu adalah hal yang wajar. Karena pada saat itu,\nperempuan memang masih memiliki kedudukan yang rendah dibanding laki-laki,\nbudaya &#8220;patriarki&#8221; masih berkembang sangat pesat, akibat laki-laki\nmemiliki peranan yang cukup besar dalam perlawanan mengusir penjajah. Pada saat\nitu, wanita memiliki tugas yang berat untuk mengurus rumah tangganya,\nmenyajikan kudapan untuk para laki-laki yang tengah berjuang meraih\nkemerdekaan. Hal itu tentu bisa dipungkiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan zaman sekarang,\ndi mana era globalisasi semakin berkembang. Sayangnya, pernyataan tersebut\nmasih terus saja dilontarkan. Budaya &#8220;patriarki&#8221; memang menempatkan\nlaki-laki sebagai koordinat sementara perempuan sebagai sub koordinat, menjadikan\nperempuan memiliki tugas lebih ringan daripada laki-laki, hal itu juga\ndibenarkan oleh &#8220;interpretasi&#8221; agama (misalnya saja Islam) dan telah\nmenjadi &#8220;konvensi&#8221; umum di kalangan masyarakat seluruh dunia. Namun,\ndengan masih melekatnya budaya &#8220;patriarki&#8221;, bukan berarti keinginan\nperempuan untuk bersekolah tinggi pun dibatasi, apalagi di zaman modern seperti\nsekarang dan emansipasi wanita telah dicetuskan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah pemikiran yang salah\nketika seseorang mengatakan bahwa perempuan tidak harus kuliah. Ya, tugas utama\nwanita memang mengurus rumah tangganya, tetapi bagaimana ia bisa mengurus rumah\ntangganya terutama anaknya hanya dengan penampilan yang mahal saja? Tanpa otak\nyang juga mahal. Sadarilah bahwa kepribadian dan &#8220;inteligensi&#8221;\nseorang anak terbentuk dari bagaimana seorang ibu mendidiknya. Ketika seorang\nanak menanyakan sesuatu hal kepada kita sebagai seorang perempuan, akankah kita\nhanya diam dan berdalih, \u201cTanyakan saja pada orang lain, karena saya tidak\ntahu\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingatlah bahwa seseorang yang\npaling dekat dengan anak adalah ibu. Ketika mereka ragu akan suatu hal, dan\nbertanya kepada kita (saat menjadi seorang ibu) mengenai hal yang tidak\ndiketahuinya, jauh lebih baik jika kita bisa menjelaskan kepada mereka secara\nbijaksana. Sehingga, mereka pun akan mampu memahami dan mengembangkan\npemikirannya tersebut. Lepas dari semua itu, sebagai seorang perempuan yang\nmengurus rumah tangganya kelak, kita juga dituntut untuk dapat memberikan\nsolusi-solusi atas permasalahan yang tengah dihadapi keluarga, menjadi seorang\nistri yang dapat meredam konflik sekaligus partner bagi suaminya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukankah dalam Islam sendiri\nmenuntut ilmu hukumnya wajib? Tanpa diskriminasi gender bahwa laki-laki\ndikenakan hukum yang lebih wajib dibanding perempuan. Karena semua orang memang\nberhak menuntut ilmu, entah itu laki-laki ataupun perempuan. Jadi, tidak ada\npernyataan bahwa perempuan tak harus meneruskan pendidikannya ke jenjang yang\nlebih tinggi. Justru perempuan harus menjadi seorang sarjana, agar kelak ia\nbisa menjadi seorang istri sekaligus ibu yang berkualitas untuk keluarganya.\nSelain itu, perempuan yang cerdas juga akan banyak dicari oleh laki-laki di\nluar sana. Karena mereka tahu sulit untuk mendapatkan perempuan yang bukan\nhanya mahal dari segi penampilan saja, melainkan juga mahal dari segi karakter\ndan berpikirnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Zaman sudah semakin maju dan\nberkembang, &#8220;intelektual&#8221; seseorang pun telah menjadi suatu\nkebutuhan. Lantas, masih ingin berkata bahwa perempuan tak harus sarjana?\n\nPenyunting: Yanifa RS<br><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Indriani Suharyan Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia 2018 Kita pasti sering mendengar pernyataan bahwa perempuan tidak harus kuliah atau sekolah tinggi-tinggi karena pada akhirnya ia akan berada di dapur rumah. Sayangnya, pernyataan tersebut masih terus saja dilontarkan bahkan di zaman modern seperti sekarang ini. Jika kalimat tersebut diucapkan ketika zaman penjajahan, sebelum Kartini berkoar untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":166,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-165","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=165"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":167,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165\/revisions\/167"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media\/166"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=165"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=165"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=165"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}