{"id":174,"date":"2019-05-24T04:18:10","date_gmt":"2019-05-24T04:18:10","guid":{"rendered":"https:\/\/gemercikmedia.com\/?p=174"},"modified":"2019-05-24T04:18:13","modified_gmt":"2019-05-24T04:18:13","slug":"kampusku-ladang-kampanye","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/kampusku-ladang-kampanye\/","title":{"rendered":"Kampusku Ladang Kampanye"},"content":{"rendered":"\n<p style=\"text-align:center\">Oleh\n: Tumpal Beckham<\/p>\n\n\n\n<p style=\"text-align:center\">Ilmu Politik 2017<\/p>\n\n\n\n<p style=\"text-align:center\">Sumber Foto: GemercikMedia <\/p>\n\n\n\n<p>Kampusku baru saja kedatangan salah satu lembaga pemerintahan, seperti biasa polemik pasti terjadi. Mahasiswa-mahasiswa mulai mencoba mengkritisi, baik itu yang jarang ngampus, maupun yang rajin-rajin. Sebelumnya, kampusku dipilih sebagai tempat penandatanganan MOU antar lembaga pemerintah, dan juga salah satunya sebagai rangkaian acara ulang tahun salah satu lembaga pemerintah tersebut. Kembali lagi, polemik yang biasanya muncul pasti adalah \u201ckampanye\u201d salah satu pasangan calon presiden, apalagi sekarang sedang panas-panasnya akan pemilu. Waktu demi waktu berlalu, sebelum penandatanganan MOU, dilaksanakan terlebih dahulu seminar, hasilnya sama saja seperti lembaga pemerintah sebelumnya yang pernah datang ke kampusku, laporan hasil kerja. Yang tak lebih tak kurang, dapat dipastikan membawa nama salah satu pasangan calon yang sudah memerintah selama hampir satu periode. Tak jarang, yang dipaparkan hanyalah kelebihan, bahkan sama sekali seperti tanpa kekurangan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Memang strategi meraup suara paling efektif bisa jadi ada di\nkampus, hampir seluruh lapisan sudah memiliki hak suara. Banyak yang tidak\nsadar, acara lembaga pemerintahan yang diadakan di kampus sudah pasti memiliki\nunsur \u201ckampanye\u201d terselubung, bukan secara terang-terangan. Tadi misalkan,\nsalah satu slide pemaparan berisikan dukungan salah satu pasangan calon untuk\nmenambah satu periode lagi, karena dianggap paling amanah dan merakyat.\nInterpretasiku mengatakan ini adalah \u201ckampanye\u201d, memang bisa jadi bukan\nkampanye hitam, tapi \u201ckampanye\u201d yang dilakukan secara halus, tujuannya agar\npeserta tidak merasakan hawa kampanye di dalamnya, tapi pesan kampanye tetap\ndapat tersampaikan. Hebat.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, bolehkah berkampanye di dalam kampus? Pasal 69 Ayat (1),\nhuruf h Peraturan KPU (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan\nUmum. Dijelaskan bahwa kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas\npemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan sebagai tempat untuk kegiatan\nkampanye. Lalu kenapa masih saja ada kampanye di dalam kampus? Lembaga terkait\nbisa saja menghalalkan segala cara, dengan seminar atau kuliah umum misalnya.\nKemudian dengan menyusupi dukungan-dukungan bagi salah satu pasangan calon. Ini\nyang bisa disebut kampanye dengan cara halus. Kampus sebagai sarana pendidikan\nmahasiswa mengembangkan pola pikir kritis, seharusnya jauh dari usaha-usaha\ndoktrinasi terselubung. Baik itu yang sifatnya politisasi, maupun ideologi. Dan\njuga, seharusnya lembaga kampus tidak menggunakan ancaman nilai sebagai alat\nuntuk menakuti mahasiswanya. Jangan jadikan kampusku ladang kampanye politik.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyunting: Neli P<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Tumpal Beckham Ilmu Politik 2017 Sumber Foto: GemercikMedia Kampusku baru saja kedatangan salah satu lembaga pemerintahan, seperti biasa polemik pasti terjadi. Mahasiswa-mahasiswa mulai mencoba mengkritisi, baik itu yang jarang ngampus, maupun yang rajin-rajin. Sebelumnya, kampusku dipilih sebagai tempat penandatanganan MOU antar lembaga pemerintah, dan juga salah satunya sebagai rangkaian acara ulang tahun salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":175,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-174","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=174"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":176,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174\/revisions\/176"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media\/175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=174"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=174"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=174"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}