{"id":177,"date":"2019-05-24T04:19:48","date_gmt":"2019-05-24T04:19:48","guid":{"rendered":"https:\/\/gemercikmedia.com\/?p=177"},"modified":"2019-05-24T04:19:50","modified_gmt":"2019-05-24T04:19:50","slug":"drama-korea-gaya-jajahan-zaman-now","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/drama-korea-gaya-jajahan-zaman-now\/","title":{"rendered":"Drama Korea Gaya Jajahan \u201cZaman Now\u201d ?"},"content":{"rendered":"\n<p style=\"text-align:center\">Oleh:\nFachriel Hayqal Maulana<\/p>\n\n\n\n<p style=\"text-align:center\">Ilmu\nPolitik 2017<\/p>\n\n\n\n<p>Drama Korea yang biasa disebut juga \u201cDRAKOR\u201d terdengar menjijikkan di telinga para laki-laki pada umumnya. Drakor merupakan produk sinetron ala negeri bermata sipit, film ber-episode lebih dari satu ini kebanyakan berisi tentang percintaan bahkan tidak sedikit pula ber-genre horor maupun komedi. Tidak dapat dipungkiri bahwa kebanyakan kebiasaan manusia di negeri +62 ini sangat mendewa-dewakan sinetron Korea, sudah banyak contoh dari kalangan anak-anak, remaja, hingga tua yang gemar menontonnya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tidak sedikit pula laki-laki jijik akan drama Korea\ntersebut, kini banyak terlihat bahwa laki-laki pun gemar mengikuti episode demi\nepisodenya. \u201cLucu dan cantik-cantik sekali pemeran wanitanya,\u201d ujar Farhan\nselaku laki-laki penggemar drama Korea. Drakor ber-genre romantis sangat amat\nlaku diburu pada situs-situs web streaming, karena genre ini menyajikan\nadegan-adegan romantic yang sangat luar biasa, kebanyakan anak-anak jaman\nsekarang lebih doyan mengulas adegan-adegan yang seharusnya tidak pantas untuk\nditonton.<\/p>\n\n\n\n<p>Mari kita ulas lebih dalam, mengapa sangat digemari? Pada\nkenyataannya jaman sekarang lebih banyak aktivitas yang merugikan sebagian\nbesar orang. Kata \u201cmager\u201d sudah melekat pada otak manusia-manusia di negara\nberkembang ini. Mager merupakan kata yang digunakan seseorang jika disuruh atau\nmelakukan sesuatu. Drakor menempati posisi paling tinggi untuk menyelamatkan\nkemageran seseorang. Karena dengan menonton drakor seseorang merasa lebih puas\nuntuk mengisi waktu-waktu magernya. Boring pun menjadi tidak ada lagi jika\nsudah mempunyai drakor andalan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Terlepas dari kehidupan sehari-hari yang sangat bergantung pada\ndrama Korea tersebut, akan sangat bertolak belakang apabila kita mengulas dari\nsudut pandang agama, khususnya agama Islam. Agama Islam mengajarkan bahwa sifat\nmalas, mager, boring adalah sifatnya syaitan. Lalu bagaimana jika\nmanusia-manusia jaman sekarang sudah menikmati kemalasannya? Terlebih mendapat\nsajian-sajian yang membantu menemani kemalasan-kemalasan mereka. Efek negatif\npun tidak dapat terhindarkan, game sudah lama menjadi faktor utama penyebab\nmanusia lalai akan kewajiban menyembah dan bertaqwa pada Tuhan-nya. Namun,\nsekarang musuh terbesar manusia-manusia jaman sekarang akan lalainya terhadap\nkewajibannya adalah drama Korea. Negara Korea memang memiliki cukup banyak\nparas-paras cantik dan tampan, dengan ini mereka dapat membeli\nkeimanan-keimanan manusia yang terjebak dalam permainan-nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih lagi band-band, boyband, maupun girlband-girlband Korea\nyang mampu menguasai dunia permusikan saat ini, riset mengatakan bahwa jumlah\nrata-rata views mereka pada aplikasi YouTube setengah dari jumlah manusia di\nbumi, cukup terkejut bukan? Bahkan penikmat video-video mereka cukup digemari\ndari segala macam usia. Anak-anak jaman sekarang banyak meniru gerakan-gerakan\ntarian mereka. Perbincangan-perbincangan yang dilakukan pada usia sebaya pun\ntidak luput dari Korea, baik drakor, musik, maupun gerakan-gerakan tarian ala Korea.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian media-media di Negara Indonesia kini banyak memuat\ntentang Korea, misal acara-acara televisi di Indonesia yang kedapatan mencontoh\ndari negeri bermata sipit ini, salah satunya adalah I Can See Your Voice\nIndonesia. Acara ini sudah lebih dulu disiarkan di Korea, namun, sekarang acara\ntelevisi ini ada pada salah satu channel tv di Indonesia. Sekali lagi, mengapa\ndemikian? Karena pihak-pihak yang berjiwa &#8220;Kapitalisme&#8221; tanpa ragu\ndan hanya mementingkan rating-rating saluran tv milik mereka. pihak-pihak ini\nsangat peka akan keadaan ataupun situasi yang sedang naik daun serta digemari\noleh manusia-manusia di Indonesia. Apakah gerakan jajahan zaman now pantas\ndisuarakan? Akankah pemerintah membuat uu\/pasal terkait \u201cDRAKOR\u201d? Lucu ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyunting: Yanifa RS<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Fachriel Hayqal Maulana Ilmu Politik 2017 Drama Korea yang biasa disebut juga \u201cDRAKOR\u201d terdengar menjijikkan di telinga para laki-laki pada umumnya. Drakor merupakan produk sinetron ala negeri bermata sipit, film ber-episode lebih dari satu ini kebanyakan berisi tentang percintaan bahkan tidak sedikit pula ber-genre horor maupun komedi. Tidak dapat dipungkiri bahwa kebanyakan kebiasaan manusia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":178,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-177","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":179,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177\/revisions\/179"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media\/178"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}