{"id":254,"date":"2019-05-27T22:05:09","date_gmt":"2019-05-27T22:05:09","guid":{"rendered":"https:\/\/gemercikmedia.com\/?p=254"},"modified":"2019-05-27T22:20:57","modified_gmt":"2019-05-27T22:20:57","slug":"254","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/254\/","title":{"rendered":"Review Film: Dilan 1991"},"content":{"rendered":"\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p> Judul : Dilan 1991<br> Genre : Drama, Romance<br> Sutradara : Fajar Bustomi dan Pidi Baiq<br> Pemeran : Iqbaal Ramadhan, Vanesha Prescilla, Ira Wibowo, Happy Salma,  Maudy Koesnadi, Adhisty Zara, Bucek, Afrizal, Farhan, Jarome Kurnia,  Debo, Yoriko Angeline, Omera Esteghlal, Andovi, dan Zulfa Maharani<br> Durasi : 2 jam 1 menit<br> Liris : 28 Februari 2019 <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p> Dilan 1991 berhasil mencapai 4 juta penonton pada hari ke-9 tayang di  Bioskop. Hal itu membuktikan bahwa kisah cinta tokoh utama; Dilan dan  Milea, berhasil membuat pensaran masyarakat Indonesia. Keberhasilan  Dilan 1991 adalah buah hasil dari keberhasilan film sebelumnya, yaitu  Dilan 1990. Belum lagi novel fenomenal Pidi Baiq yang berhasil membuat  pembacanya penasaran siapa sebenarnya Dilan dan Milea di kehidupan  nyata.<\/p>\n\n\n\n<p><br> Berawal dari novel, tokoh Dilan dan Milea disebut-sebut sebagai  pengganti Cinta dan Rangga dalam Film Ada Apa Dengan Cinta. Berlatar  Kota Bandung dengan nuansa tahun 1991, Dilan berhasil membuat baper para  penonton. Selama menonton Dilan 1991, penonton akan terbawa suasana dan  merasakan masuk ke dalam ceirta, karena ceritanya begitu ringan dan  hampir semua orang akan berkata, \u201cAku pernah ada di posisi seperti itu.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p> Berbeda dengan Dilan 1990, Dilan 1991 lebih menguras emosi karena begitu  banyak konflik dalam kehidupan Dilan dan Milea. Dilan yang tidak ingin  dikekang dan Milea yang ingin didengar oleh sang Kekasih. Sama halnya  dengan hubungan percintaan pada umumnya, di tengah-tengah kebahagiaan  akan ada konflik yang menguji hubungan. Dilan terancam dipecat dari  sekolah akibat perkelahiannya dengan Anhar. Ditambah meninggalnya Akew  karena pengoroyokan, membuat Dilan dan teman-teman Geng Motornya ingin  balas dendam. Mengetahui hal itu, Milea begitu cemas dengan masa depan  Dilan. Milea tidak mau Dilan bernasib sama dengan Akew. Tanpa berpikir  panjang, dengan isak tangis yang menderai, Milea mengancam akan  mengakhiri hubungungannya dengan Dilan jika Dilan tetap akan berkelahi  untuk membalaskan dendamnya. Di tengah-tengah masalah itu, munculah  tokoh baru yaitu Yugo yang merupakan anak dari sepupu jauh ayahnya Milea  yang baru pulang dari Belgia. Kebersamaan Yugo dan Milea, membuat Yugo  jatuh hati pada Milea. Sampai suatu ketika, ada momentum saat Yugo  memberikan perlakukan yang tidak diinginkan Milea karena ia hanya  mencintai Dilan. <\/p>\n\n\n\n<p>Bukan hanya ceritanya yang ringan, penulis dengan cerdik menyisipkan  humor di tengah-tengah romantisnya percintaan Dilan dan Milea. Meski  diselingi dengan humor, namun tidak menghalangi keromantisan film ini.  Penonton disajikan tontonan yang tidak monoton, akan selalu ada hal-hal  tidak terduga yang muncul walaupun sudah membaca novelnya sekalipun.  <br> Pemeran Milea;  Vanesha Prescilla mampu menarik perhatian penonton. <\/p>\n\n\n\n<p>Penonton terbawa suasana hati yang dirasakan Milea. Mulai dari  kekeselannya pada Dilan yang tidak menuruti keinginannya, kesedihannya  saat diperlakukan tidak semestinya oleh Yugo dan kebingungannya untuk  menghentikan Dilan agar tidak berkelahi lagi. Namun di sisi lain, Iqbaal  Ramadhan sebagai Dilan juga mampu membuat penonton menggerutu akan  sikapnya. Vanesha dan Iqbaal berhasil menjadi pasangan yang menguras  emosi penonton. <\/p>\n\n\n\n<p>Meski film ini sudah berupaya untuk memberikan latar suasana tahun 1991,  namun masih ada beberapa yang terlupakan. Misalnya, saat adegan Milea  dan Yugo dalam Bioskop. Tidak ada perubahan atau perbedaan dengan  bioskop jaman sekarang, tahun 2019. Hal itu membuat penonton salah fokus  dan bertanya-tanya, \u201cKok tahun 91 bioskopnya sudah bagus?\u201d Selain itu,  ada beberapa penonton yang memperdebatkan perihal sponsor yang ikut  tampil di film tersebut. Mulai dari teh botol sosro yang kemasannya  sudah kekinian, lalu Sari Roti yang lagi-lagi membuat penonton bertanya,  \u201cMemangnya tahun 91 sudah ada sari roti?\u201d Dan yang paling menonjol  adalah gambar logo loop yang ada di samping eskalator mall yang sedang  didatangi Milea dan keluarganya. <\/p>\n\n\n\n<p>Dilan 1991 tidak hanya disukai oleh remaja, dewasa, namun orang tua  juga. Banyak ABG (Anak Baru Gede) atau remaja tanggung yang menonton  film tersebut tanpa pengawasan orang tua, bahkan mereka terlihat  berpasang-pasangan. Dilan 1991 memang tidak memperlihatkan dengan jujur  adegan-adegan untuk 17 tahun ke atas, namun anak-anak SMP pasti paham  maksudnya kemana. Sangat tidak baik untuk dicontoh, apalagi ada beberapa  adegan yang memperlihatkan Milea menyandarkan kepalanya ke bahu Dilan  atau rangkulan Dilan ke bahu Milea. Hal ini menjadi tanggungjawab orang  tua dalam mengawasi anaknya dalam memilih tontonan, pihak bioskop juga  seharusnya memiliki prosedur untuk tidak memperbolehkan penonton masuk  pada film yang tidak sesuai dengan usianya. <\/p>\n\n\n\n<p>Terlepas dari kelebihan dan kekurangan Film Dilan 1991, film ini tetap  cocok untuk dinikmati dan mengisi waktu libur di akhir pekan. Lewat film  ini, mungkin ada beberapa yang bisa bernostalgia atau bahkan sedang  merasakannya. Cocok ditonton dengan keluarga, teman dan orang-orang  terdekat. Dalam 2 jam 1 menit, penonton akan dibanting-banting emosinya,  mulai dari bahagia, geli mendengar gombalan Dilan, kesal dengan sikap  Milea yang tergesa-gesa, menggerutu dengan Dilan yang so jagoan, dan  kesedihan saat mereka memang harus berpisah. Mencintai adalah takdir,  menikah itu nasib. Kita bisa berencana dan memilih akan menikah dengan  siapa, tapi kita tidak bisa menentukan pada siapa hati kita akan jatuh  sejatuh-jatuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis : Siska Fajar Kusuma<\/p>\n\n\n\n<p>Editor : Yyn.y  <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Judul : Dilan 1991 Genre : Drama, Romance Sutradara : Fajar Bustomi dan Pidi Baiq Pemeran : Iqbaal Ramadhan, Vanesha Prescilla, Ira Wibowo, Happy Salma, Maudy Koesnadi, Adhisty Zara, Bucek, Afrizal, Farhan, Jarome Kurnia, Debo, Yoriko Angeline, Omera Esteghlal, Andovi, dan Zulfa Maharani Durasi : 2 jam 1 menit Liris : 28 Februari 2019 Dilan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":255,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-254","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=254"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":266,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254\/revisions\/266"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media\/255"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=254"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=254"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=254"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}