{"id":3589,"date":"2021-02-11T08:06:43","date_gmt":"2021-02-11T08:06:43","guid":{"rendered":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/?p=3589"},"modified":"2021-02-11T08:06:45","modified_gmt":"2021-02-11T08:06:45","slug":"filosofi-kekuasaan-dari-tokoh-eren-di-anime-attack-on-titan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/filosofi-kekuasaan-dari-tokoh-eren-di-anime-attack-on-titan\/","title":{"rendered":"Filosofi Kekuasaan Dari Tokoh Eren Di Anime Attack On Titan"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Oleh : Ayu Sabrina<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>Attack On Titan <\/em>atau <em>Shingeki No Kyojin <\/em>awalnya menceritakan tentang perjuangan manusia bertahan dari serangan raksasa (<em>titan<\/em>) pemakan manusia. Semakin lama semakin banyak rahasia terbongkar, karena nyatanya <em>attack on titan <\/em>itu adalah perjuangan manusia melawan manusia lain. Tokoh utama dari <em>anime<\/em> ini adalah Eren Yeager, di <em>season <\/em>pertama ia adalah tokoh protagonis, bak anak linglung, tidak tahu <em>mau<\/em> <em>ngapain<\/em>, amatiran, gampang marah, tetapi sekarang justru ia menampilkan sebagai tokoh yang punya pengaruh dan kuasa besar.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"178\" src=\"https:\/\/gemercikmedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/740x435_93ec6f744a7a8f9d6641c636d15cff713f09d9d2-300x178.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3591\"\/><figcaption><em>Sumber foto: kincir.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah bertahun-tahun mengudara, <em>attack on titan <\/em>semakin mendekati final. Banyak rahasia yang mulai terbongkar, dari sejarah asal <em>titan <\/em>yang merupakan manusia dari bangsa Eldian hingga dunia yang sebenarnya terdapat banyak bangsa selain Eldian dan orang-orang di Pulau Paradis. Bangsa Eldian, dulu adalah bangsa yang menguasai umat manusia karena kekuatan <em>titannya<\/em>. Walau banyak intrik dan konspirasi, singkatnya bangsa Marley berhasil menjatuhkan kekuasaan Eldian. Para Eldian yang selamat, mengasingkan diri ke pulau terpencil bernama Paradis, di mana kisah <em>attack on titan <\/em>dimulai pertama kali.<\/p>\n\n\n\n<p>Raja Fritz sebagai raja terakhir Eldian yang berhasil kabur ke Paradis membuat tembok perlindungan dari <em>titan-titan<\/em> yang lebih besar dari <em>titan<\/em> biasa, yang dikenal dengan Tembok Maria, Tembok Rose, dan Tembok Sina. Lalu ia menghapus ingatan dari seluruh rakyatnya akan peperangan di masa lalu dan hidup damai di dalam tembok. Sedangkan, para Eldian yang gagal kabur dikurung dan diskriminasi oleh bangsa Marley. Mereka dilabeli ras iblis, di penjara, dipisahkan dari masyarakat, dan bahkan dijadikan senjata perang melawan bangsa-bangsa musuh Marley.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Eren Makhluk Paling Jahat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Eren, tinggal di balik tembok dan merasa hidupnya terkekang dan ingin keluar dari tembok. Ternyata harus menghadapi <em>titan <\/em>&nbsp;yang berhasil menjebol tembok dan akhirnya memakan ibunya. Singkat cerita, Eren bergabung dengan <em>Scout Legion <\/em>untuk membalaskan dendamnya dan membunuh para <em>titan<\/em> (tapi ternyata ia juga <em>titan<\/em>). Sampai akhirnya, ia berhasil ke ruangan bapaknya di bawah tanah dan menemukan rahasia dari dunia ini, yang selama ini disembunyikan oleh Raja Fritz. Bahwa ia menghapus ingatan seluruh rakyatnya, kecuali untuk <em>Ackerman<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Eren yang tadinya seperti orang linglung, gampang marah, kini menjadi Eren yang <em>super power<\/em>. Akhirnya, Eren bersama <em>Scout Legion <\/em>melancarkan serangan ke Marley untuk membebaskan kaum Eldian yang tertindas. <em>Wah, <\/em>mulia sekali ya Eren. Setelah mendapatkan kekuatan, setelah membongkar banyak rahasia, dia pergi ke markas musuh untuk menyelamatkan kaum-kaum dia yang tertindas di Marley. Tapi, Eren ke sana ternyata untuk mengambil kekuatan <em>titan warhammer<\/em> dan menjalin koalisi dengan Zeke dan menyatakan perang pada dunia. Sempat berintrik dengan Zeke, tapi pada akhirnya Eren menguasai para <em>titan<\/em> yang sebenarnya adalah dinding di Paradis dan menjalankan misi \u2018Injak Bumi\u2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, Eren ke sana bukan untuk menyelamatkan bangsanya, tapi itu semua demi ide yang ia percaya bahwa demi melindungi para Eldian di Paradis, ia harus membunuh semua musuhnya. Setidaknya itu <em>lah<\/em> yang saat ini terjadi di Manga, saya &nbsp;tidak tahu dan tidak meramal jika nanti kelanjutan di <em>anime<\/em> akan ada <em>plot twist <\/em>atau sebagainya. Tetapi, dari cerita tersebut kita bisa simpulkan bahwa tindakan Eren sangatlah tidak benar. Jika kalian masih waras dan <em>ngerti<\/em> untuk menghargai nyawa manusia, \u2018injak-injak bumi\u2019 itu <em>gak<\/em> pernah benar. Menginjak-injak manusia demi melindungi kebebasan kaumnya atau kebebasan itu sendiri bukanlah sesuatu yang manusiawi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi, tidak sedikit penggemar AOT ini yang membenarkan tindakan Eren. Beragam alasan muncul seperti \u201cEren melakukannya demi memutus rantai kebencian,\u201d memutus rantai kebencian dengan <em>make another hate?<\/em> memangnya siapa yang tidak benci kalau keluarganya mati diinjak <em>titan<\/em>? Eren sendiri, ibunya dimakan <em>titan<\/em>, ia teriak-teriak dan arogansi sampai sekarang. Apakah kalian yakin yang dilakukan oleh Eren benar? serius tidak akan mengganti pemikiran?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Filosofi Kekuasaan Eren<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pernyataan dari <em>Lord Acton<\/em> layak dikutip bahwa, <em>\u201cPower tends to corrupt. Absolute power corrupts absolutely,\u201d<\/em> yang berarti kekuatan cenderung merusak, kekuatan yang mutlak cenderung merusak secara mutlak. Sederhananya, <em>Lord Acton<\/em> ingin menyampaikan bahwa orang yang memiliki kekuatan atau kekuasaan sangat cenderung untuk <em>corrupt <\/em>(rusak). Misalnya, semakin posisinya tinggi, semakin dia <em>powerfull<\/em>. Maka, dia akan cenderung dan semakin besar godaannya untuk jadi rusak, untuk korupsi, untuk <em>abuse of power<\/em>, dan lainnya. Ketika kekuatannya semakin besar dan tidak ada tandingannya, sehingga ia menjadi satu-satunya maka dia <em>absolutely corrupts<\/em>, <em>udah<\/em> pasti <em>fix banget<\/em> rusak.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut saya, <em>Mangaka Hajime Isyama <\/em>ini sangat zenius menempatkan situasi ini di <em>Attack On Titan<\/em>. Dia menggambarkannya dengan sangat baik, di mana <em>Power tends to corrupt. <\/em>Kita tengok Naruto, ketika mendapatkan kekuatan dan kekuasaan dia baik. Memang terlihat sekali dari cara bagaimana dia menjaga perdamaian selama jadi Hokage, dan Kyubinya mungkin hanya <em>dipake buat <\/em>main sama Hinata. Di AOT, ada Eren yang tadinya hanya orang biasa yang akhirnya mendapatkan kekuatan <em>titan<\/em>. Perlahan tapi pasti, ia menguasai kekuatan <em>titannya<\/em> dan bahkan mendapatkan banyak kekuatan baru. Seperti, mengontrol <em>titan<\/em>, mengeraskan diri, <em>warhammer titan, <\/em>dan kini ia mengendalikan ratusan <em>titan<\/em> raksasa digunakan untuk menginjak-injak manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin para penonton kurang sadar atau terkecoh. Mangaka ini tidak <em>mau<\/em> memberikan contoh <em>Power tends to corrupt <\/em>dengan contoh-contoh yang mudah tertebak. Misalnya, monarki terdahulu sebelum terjadinya kudeta di dalam tembok, di mana para petinggi dan raja palsu itu tidak peduli bagaimana nasib rakyatnya, yang penting mereka (orang yang berkuasa) selamat. Tetapi, ia menggunakan Eren untuk <em>corrupt<\/em>. Dari yang <em>powerless <\/em>jadi <em>powerfull <\/em>dan <em>super corrupt<\/em>. Filosofinya sangatlah jelas, membunuh banyak manusia untuk kebebasan kaumnya atau kebebasan itu sendiri adalah jahat. Sejak kapan genosida adalah jawaban terbaik dari setiap masalah?<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak yang bilang bahwa Eren bisa melihat masa depan, sehingga ia sudah pasti memilih keputusan yang terbaik. Apa jaminannya bahwa masa depan yang ia pilih adalah masa depan terbaik, yang ia bisa berikan untuk kita semua? <em>Gak<\/em> ada. buktinya, sekarang ia membunuh banyak orang tidak terkecuali siapa pun.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi ternyata bukan hanya Eren tokoh yang krusial, salah satu lainnya yakni Erwin Smith. Pemimpin <em>Scout Legion <\/em>ini, banyak yang setuju bahkan berteriak bareng \u2018<em>sasageyo!\u2019. <\/em>Tapi, ternyata ia juga <em>power tends to corrupt. <\/em>Ia secara sadar banyak mengorbankan anak buahnya hanya untuk pembuktian, demi egonya, bukan untuk kemanusiaan. Di akhir hayatnya, dia memimpin pasukannya untuk mati bersamanya demi egonya. Namun, yang pasukannya tahu mereka berjuang demi kemanusiaan bukan demi ego komandannya, Erwin Smith. Bahkan di dalam <em>manganya<\/em> jelas digambarkan tokoh Erwin yang sedang berdiri di atas tumpukkan mayat pasukannya, seolah menggambarkan bahwa selama ini ia menggunakan pasukannya demi egonya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari situ saya berpikir, mungkinkah orang-orang seperti ini ada di lingkungan kita. Entah sadar atau tidak, apakah mungkin kita selama ini terlalu lugu dan percaya kepada orang yang berkuasa? Atau jangan-jangan kita sudah tahu dia yang <em>corrupt <\/em>tapi kita yang tutup mata.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyunting: Rini<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Ayu Sabrina Attack On Titan atau Shingeki No Kyojin awalnya menceritakan tentang perjuangan manusia bertahan dari serangan raksasa (titan) pemakan manusia. Semakin lama semakin banyak rahasia terbongkar, karena nyatanya attack on titan itu adalah perjuangan manusia melawan manusia lain. Tokoh utama dari anime ini adalah Eren Yeager, di season pertama ia adalah tokoh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3590,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-3589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3589"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3589\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3592,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3589\/revisions\/3592"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3590"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}