{"id":4545,"date":"2021-11-06T07:02:12","date_gmt":"2021-11-06T07:02:12","guid":{"rendered":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/?p=4545"},"modified":"2021-11-06T07:02:28","modified_gmt":"2021-11-06T07:02:28","slug":"unsil-berpeluang-gelar-wisuda-secara-luring","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/unsil-berpeluang-gelar-wisuda-secara-luring\/","title":{"rendered":"Unsil Berpeluang Gelar Wisuda secara Luring"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Gemercik News-Univerasitas Siliwangi (06\/11)<\/strong>. Sekretaris Senat Universitas Siliwangi Dr. Iwan Wisandani, S.EI., M.Ag. mengungkapkan bahwa pelaksanaan Wisuda Periode I Tahun Akademik 2021\/2022 berpeluang digelar secara luring. Pelaksanaan Wisuda akan digelar pada 20 November mendatang dan masih dikaji ulang oleh pihak rektorat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSidang senat terkait wisuda, merekomendasikan masih <em>hybrid<\/em> (tidak sepenuhnya secara luring), namun masih ada peluang luring. Hal ini masih dikaji oleh pihak rektorat dengan melihat level PPKM minggu ini,\u201d ungkap Dr. Iwan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dr. Iwan Wisandani, S.EI., M.Ag. juga mengatakan jika Tasikmalaya berada pada level 2 PPKM, maka kemungkinan wisuda akan dilaksanakan secara luring.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBila Tasikmalaya ke level 2 maka kemungkinan luring yang terbatas, artinya kapasitas gedung hanya 25%, jadi sekitar 500 orang per <em>session<\/em>,\u201d jelas Dr. Iwan.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun, keputusan terkait sistem pelaksanaan wisuda akan dibahas pada sidang senat, begitupun dengan surat keputusannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, terkait batas pendaftaran dan jumlah peserta wisuda tahun ini diungkapkan oleh Kasubbag Akademik Atang Nurjaman, S.Sos. telah ditutup, sebab jumlah pesertanya sudah mencapai target kuota yang telah direncanakan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSudah tutup, sebab sudah 600 wisudawan (yang mendaftar),\u201d ungkap Atang.<\/p>\n\n\n\n<p>Rencana pelaksanaan wisuda secara luring ini juga mendapat berbagai tanggapan dari para calon wisudawan. Seperti yang diungkapkan oleh Pina Prianti, mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia yang lebih memilih melaksanakan wisuda secara <em>online<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSeneng <em>banget kalo<\/em> misalnya dilaksanakan secara <em>offline<\/em>, soalnya momen perayaan selama kuliah 4 tahun. Tapi kalaupun <em>online<\/em> juga <em>gapapa sih<\/em><em>,<\/em><em> <\/em>yang penting momen dengan keluarganya. <em>Maunya<\/em> wisuda <em>online<\/em> karena sekarang udah di luar kota, <em>kalo<\/em> wisuda <em>online<\/em> <em>kan<\/em> di rumah, jadi selebihnya waktu bisa sama keluarga,\u201d tutur Pina Prianti.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal berbeda diungkapkan oleh Nadira Sukmarani salah satu mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika, yang sangat berharap wisuda tahun dilaksanakan secara luring.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cWisuda merupakan salah satu momen sakral dalam hidup saya, yang pasti akan dikenang karena salah satu apresiasi atas apa yang telah saya capai. Wisuda <em>offline<\/em> menjadi momen yang saya nantikan, selain bisa foto di kampus, saya juga punya kenangan bersama teman-teman,\u201d ungkap Nadira.<\/p>\n\n\n\n<p>Nadira Sukmarani juga mengungkapkan harapannya agar keputusan resmi terkait sistem wisuda tahun ini segera disampaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau memang benar luring, <em>pengennya cepet-cepet<\/em> disampikan kepada mahasiswa, <em>biar<\/em> mahasiswa di luar Tasik bisa persiapan dulu. Karna <em>kan<\/em><em>,<\/em> <em>udah bentar <\/em>lagi.\u201d Pungkas Nadira.<\/p>\n\n\n\n<p>Reporter: Tiara<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Lita<\/p>\n\n\n\n<p>Penyunting: Rini<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gemercik News-Univerasitas Siliwangi (06\/11). Sekretaris Senat Universitas Siliwangi Dr. Iwan Wisandani, S.EI., M.Ag. mengungkapkan bahwa pelaksanaan Wisuda Periode I Tahun Akademik 2021\/2022 berpeluang digelar secara luring. Pelaksanaan Wisuda akan digelar pada 20 November mendatang dan masih dikaji ulang oleh pihak rektorat. \u201cSidang senat terkait wisuda, merekomendasikan masih hybrid (tidak sepenuhnya secara luring), namun masih ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4546,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[14,19],"tags":[],"class_list":["post-4545","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-dalam-kampus"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4545","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4545"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4545\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4547,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4545\/revisions\/4547"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4546"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4545"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4545"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4545"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}