{"id":736,"date":"2017-03-02T06:17:00","date_gmt":"2017-03-02T06:17:00","guid":{"rendered":"https:\/\/gemercikmedia.com\/2017\/03\/02\/5-taktik-menjadi-manajer-keuangan-pribadi\/"},"modified":"2017-03-02T06:17:00","modified_gmt":"2017-03-02T06:17:00","slug":"5-taktik-menjadi-manajer-keuangan-pribadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/5-taktik-menjadi-manajer-keuangan-pribadi\/","title":{"rendered":"5 Taktik Menjadi Manajer Keuangan Pribadi"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\">\n<div style=\"text-align: center;\">\n<table align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/encrypted-tbn0.gstatic.com\/images?q=tbn:ANd9GcSAe4tuUBSVA4LCIHtD45vyyA75gfN1h2nCFB-9U4WZOGqqAJ19gw\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto;\"><img decoding=\"async\" alt=\"Image result for tidak punya uang\" border=\"0\" src=\"https:\/\/encrypted-tbn0.gstatic.com\/images?q=tbn:ANd9GcSAe4tuUBSVA4LCIHtD45vyyA75gfN1h2nCFB-9U4WZOGqqAJ19gw\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\">image from: www.wajibbaca.com<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\"><\/div>\n<p>Hidup merantau dan jauh dari kedua orang tua bukanlah perkara yang mudah. Kita harus pandai-pandai mengatur kehidupan seorang diri. Dari mulai mengatur urusan kosan, keperluan kuliah, urusan perut hingga masalah mengatur keuangan menjadi kendala yang sering dialami para mahasiswa rantauan. Hidup dengan mengandalkan uang bulanan seadanya dari orang tua membuat kita harus memutar otak agar semua kebutuhan dapat terpenuhi. keperluan membeli buku, <i>print<\/i> tugas, membayar uang kas organisasi, membayar listrik, membeli perlengkapan mandi atau membeli obat. Lantas masih bisakah kita menabung? Tentu saja bisa! Apa <i>sih<\/i> manfaatnya menabung? <i>Toh<\/i> kalau jatah bulanan kita kurang mencukupi tinggal minta lagi ke orang tua. Menabung itu punya banyak manfaat <i>lho guys!<\/i> Kalian dapat melatih keuangan sedini mungkin. Jika sudah bekerja atau berumah tangga, kemampuan me-<i>manage<\/i> uang ini sangat penting dan berguna sekali. Apa tidak kasihan melihat orang tua bekerja keras untuk membiayai kuliah kita? Lalu bagaimana <i>sih<\/i> cara me-<i>manage<\/i> keuangan yang baik?<i> Let\u2019s check it guys!<\/i> 5 cara mengatur keuangan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">1.       <i>List<\/i> kebutuhan dalam sebulan<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Buatlah <i>list<\/i> kebutuhan yang harus dipenuhi selama sebulan! Hal ini akan memudahkan kita mengetahui pengeluaran yang akan terjadi selama satu bulan kedepan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">2.       Utamakan kebutuhan primer atau mendesak<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Setelah mengetahui kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi selama satu bulan kedepan. Langkah selanjutnya adalah membuat skala prioritas. Utamakan kebutuhan primer atau mendesak, seperti membeli stok makanan, keperluan kuliah, perlengkapan mandi dan sebagainya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">3.       Membagi jatah uang jajan dalam harian<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Bagi jatah uang bulanan yang telah dikurangi dengan kebutuhan primer selama sebulan menjadi harian. Misalkan dalam satu bulan kita memperoleh uang bulanan sebanyak satu juta rupiah dengan total pengeluaran kebutuhan primer sebesar 400 ribu rupiah. Maka kita masih mempunyai jatah uang bulanan yang belum terpakai sebanyak 600 ribu rupiah, kemudian bagi  uang bulanan yang belum terpakai tersebut ke dalam jatah uang harian. Kita permisalkan dalam satu bulan terdiri dari 30 hari, berarti dalam seharinya jatah uang jajan kita sebesar 20 ribu rupiah.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kegiatan membagi jatah uang jajan dalam harian ini akan membantu kita meminimalisir pemborosan yang terjadi, karena kita sudah mengetahui jatah uang yang boleh dihabiskan dalam satu harinya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">4. Menyisihkan uang simpanan<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Terkadang sering kita jumpai kebutuhan yang bersifat mendadak atau tanpa terencana. Hal ini seharusnya sudah dapat diantisipasi sebelumnya dengan memiliki uang simpanan. <i>Lho<\/i> bagaimana bisa kita memiliki uang simpanan dengan jatah bulanan yang pas-pasan? Pasti bisa! Kebutuhan itu bersifat fleksibel atau tidak tetap. Terkadang bisa menjadi sangat banyak atau sebaliknya. Nah di sinilah kita harus pandai-pandai mengatur keuangan. Saat jatah harian yang telah ditetapkan ternyata menyisakan kelebihan uang, maka dapat menjadi <i>moment<\/i> yang tepat untuk menabung. Atau jika dirasa uang bulanan memiliki kelebihan yang cukup besar kita dapat membuat <i>list<\/i> menabung tersendiri <i>lho<\/i>.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">5.       Jangan mudah tergiur sesuatu tidak perlu<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Hampir semua orang pasti pernah lapar mata. Hijau melihat sesuatu yang baru dan menarik. Mudah sekali tergiur. Saat kita berjalan-jalan ke mal atau supermarket untuk membeli kebutuhan bulanan, sering kali kita tergiur barang-barang promosi. Diskon 50%+20% mampu membuat kita melepas Soekarno-Hatta dari barisan dompet dengan mudah, padahal kita tidak sedang membutuhkan barang tersebut. Mencoba untuk menahan diri dari promosi-promosi dan fokus pada kebutuhan yang diperlukan menjadi taktik yang tepat untuk berhemat dan mengatur keuangan hingga awal bulan depan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Belajar berhemat dan mengatur keuangan bukan berarti harus hidup kikir dan tidak menyenangkan, melainkan belajar memprioritaskan kebutuhan diatas keinginan. Selamat menyelamatkan 30 hari nafasmu ke depan <i>rantauers!<\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<div style=\"text-align: right;\"><b><i>-a cup of tea-<\/i><\/b><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>image from: www.wajibbaca.com Hidup merantau dan jauh dari kedua orang tua bukanlah perkara yang mudah. Kita harus pandai-pandai mengatur kehidupan seorang diri. Dari mulai mengatur urusan kosan, keperluan kuliah, urusan perut hingga masalah mengatur keuangan menjadi kendala yang sering dialami para mahasiswa rantauan. Hidup dengan mengandalkan uang bulanan seadanya dari orang tua membuat kita harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-736","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/736","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=736"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/736\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=736"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=736"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gemercikmedia.com\/admin\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=736"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}