Gemercik News – Universitas Siliwangi (31/01). Ketua Umum Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Universitas Siliwangi (Unsil), Insan Tegar, menyebutkan bahwa kekosongan kursi ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsil pada periode 2026 disebabkan oleh masalah regenerasi, hal ini berdampak pada pengisian jabatan sementara oleh Pelaksana Tugas (PLT).
“Kenapa belum ada yang menjabat sebagai ketua BEM US ini pertama karena regenerasi, baik itu ke ranah fakultas ataupun ke ranah universitasnya,” ungkap Insan kepada Gemercik pada Kamis (29/01).
Insan menjelaskan bahwa regenerasi yang dimaksud melibatkan pemantapan kaderisasi serta perbedaan visi misi di setiap fakultas maupun himpunan. Dalam pelaksanaannya, tidak serta merta selesai hanya dengan pergantian kepemimpinan secara langsung.
“Bagaimana regenerasi ataupun pemantapan kaderisasi dari setiap himpunan, baik fakultasnya. Cuman yang harus diluruskan yang pastinya setiap fakultas ataupun himpunan punya faktor ataupun visi misi masing-masing, tidak terpaut hanya untuk regenerasi saja,” jelasnya.
Kemudian, Insan menyampaikan bahwa dalam masa PLT ini, BLM akan berusaha secepatnya menemukan kandidat ketua BEM serta memutuskan akan menjalankan PLT sesuai dengan aturan dan tenggat waktu yang telah ditentukan hingga calon kandidat terpilih.
“Apabila dipertanyakan sampai kapan PLT ini, sesuai aturan juga pada PLT BLM dan BEM Unsil itu sekurang-kurangnya dilaksanakan selama tiga bulan,” ucapnya.
Dalam hal ini, Insan juga menyampaikan bahwa BLM akan mengambil langkah strategis lain apabila masa jabatan PLT habis sebelum kandidat ketua BEM diputuskan. Langkah tersebut misalnya dengan mengadakan musyawarah pegambilan keputusan kandidat.
“Dari kami akan melakukan konvensi bersama fakultas hal-hal apa saja yang harus dilakukan, dan apabila musyawarah itu memang ada mufakat perihal dari calon tersebut, mungkin adanya penunjukkan,” katanya.
Selanjutnya, Insan menyebutkan langkah strategis dalam upaya menjaga integrasi di dalam lingkungan kampus tetap berjalan selama masa kekosongan jabatan ketua BEM ini, yaitu melalui diadakannya konvensi yang melibatkan seluruh fakultas serta membuka penerimaan calon kandidat baru ketua BEM.
“Cara strategis yang kami lakukan pastinya kami itu membuka open recruitment dan membuka pembicaraan-pembicaraan di tingkat fakultas, agar integrasi juga terjalan dan penghimpunan dari segi fakultas dan universitas juga berjalan,” ungkapnya.
Insan menambahkan juga terkait kebutuhan serta aspirasi mahasiswa dalam masa PLT ini, dapat dipastikan semuanya terpenuhi dengan langkah-langkah diantaranya, terus berusaha menghimpun kebutuhan-kebutuhan mahasiswa dari setiap fakultas hingga himpunan.
“Yang kami ikhtiarkan juga sebagai organisasi BLM US dalam hal legislatif, kebutuhan-kebutuhan selama belum ada BEM US yang terbentuk, kami usahakan agar dilaksanakan oleh PLT tersebut,” tambahnya.
Terakhir, Insan berharap masa pencarian kandidat ketua BEM US segera sampai pada kesimpulannya, dan dengan mewakili BLM US, ia juga menyampaikan akan menjunjung kembali sinergitas, karena sinergitas akan terjalin selama komunikasi tetap ada.
“Kami sangat menunggu untuk calon ketua dari BEM US angkatan 2026 dan kami yang pastinya untuk periode kali ini atau periode kedepannya akan lebih bersinergis kembali, akan lebih mengkondusifkan lagi lingkungan Ormawa di Universitas Siliwangi,” tutupnya.l
Reporter: NurAlliyah Zahira, Adila Sundari, Dista Candra Kirana
Penulis: Sasi
Penyunting: Tiara Meidiani Putri