Kata Mereka Buka Ruang Diskusi Mahasiswa melalui Talk with Kata Mereka

Unnamed

Kata Mereka Buka Ruang Diskusi Mahasiswa melalui Talk with Kata Mereka

Gemercik News–Universitas Siliwangi (4/09). Komunitas Kata Mereka mengadakan acara Talk with Kata Mereka sebagai ruang diskusi bagi mahasiswa untuk membahas isu-isu aktual dari berbagai perspektif keilmuan, acara ini merupakan salah satu kegiatan dari dua program komunitas Kata Mereka selain Walk with Kata Mereka. Edi Kurniawan, ketua komunitas Kata Mereka mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi kebutuhan ruang diskusi dan intelektual bagi mahasiswa.

“Urgensinya balik-baliknya itu kita ingin membuka ruang-ruang diskusi, ruang-ruang intelektual, dan ruang-ruang pengabdian nanti ke masyarakat,” ujarnya.

Menurut Edi, ruang diskusi di lingkungan kampus sebenarnya sudah tersedia dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan. Namun, keberadaan ruang tersebut belum berjalan secara konsisten, Edi menilai kondisi tersebut salah satunya berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan dalam berdiskusi yang  masih perlu diperhatikan.

“Banyak sekali ruang-ruang diskusi itu yang tidak konsisten, entah bagaimana faktornya. Namun, yang saya lihat mungkin salah satu faktornya tuh ruang aman juga atau ruang terkait diskusi ini tuh masih adanya kurang nyaman dan masih belum menemukan wadah yang baik, yang aman gitu untuk tempat berdiskusi seperti itu,” jelasnya.

Selanjutnya, Edi menjelaskan bahwa forum kali ini mengangkat isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang dinilai perlu mendapat perhatian dari mahasiswa berbagai fakultas, sehingga dapat dikaji dari berbagai bidang keilmuan yang berbeda.

“Untuk kenapa saya menentukan tema karhutla, karena ini salah satu urgensi yang harus kita suarakan per hari ini. Ketika kasus karhutla ini kita bisa mengkaji terkait politiknya, terkait teknologinya, lingkungannya, ekonominya,” ujarnya.

Selain itu, pembahasan dalam forum tersebut tidak berhenti pada diskusi, hasil Talk with Kata Mereka akan dipublikasikan melalui media sosial komunitas, sedangkan topik yang dinilai relevan akan dikembangkan menjadi kajian dan karya ilmiah.

“Dari ruang diskusi itu kita akan menemukan topik yang lebih dikembangkan, lebih menarik, dan akan dikaji lebih mendalam,” ungkapnya.

Lebih lanjut, hasil diskusi Talk with Kata Mereka akan menjadi dasar bagi pelaksanaan Walk with Kata Mereka, dengan turun langsung ke lapangan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Januari atau Februari dengan lokasi dan jenis kegiatan akan disesuaikan dengan isu yang dikaji. Dalam isu karhutla, komunitas berencana melakukan observasi lapangan dan menyusun program mitigasi bersama organisasi nonpemerintah (NGO).

“Jadi kita tidak stop dari pembicaraan intelektualnya saja, tapi pengabdian ke masyarakat pun ada,” jelasnya.

Terakhir, Edi berharap komunitas Kata Mereka dapat menjalankan programnya secara konsisten di lingkungan akademik, terutama bagi mahasiswa agar lebih peduli terhadap berbagai persoalan di Indonesia.

“Besar harapan kami, dengan dibuatnya acara ini, mahasiswa semakin aware mengenai berbagai isu yang ada di Indonesia, dan semakin aware mengenai, apa itu mahasiswa kita, apa sejati mahasiswa kita,” tutupnya.

Reporter: Fitria Sehla @strn.laa, Agnia Azzahra @agniazzhr, Aulia @aul_lia1713

Penulis: Adila Sundari @adilasndr_

Penyunting: Anisa Lutfiah Khairunnisa @a.nisa_lutfiah

Post Comment