Tasikmalaya (12/05), BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi gelar lomba Debat Pendidikan Bahasa Indonesia Rabu (11/05) siang di samping lapangan basket Universitas Siliwangi. Lomba debat yang pertama kalinya diadakan ini merupakan salah satu rangkaian dari acara Pangjajap Wisuda Mei Universitas Siliwangi. Kendati demikian, acara ini tetap berlangsung dengan meriah karena mendapat dukungan dari 9 Himpunan Mahasiwa Jurusan (HMJ), yaitu HIMADIKLUS, IMPROSPEK, HIMAPTIKA, HIMAGEO, HIMAPENJAS, EDSA, DIKSATRASIA, HIMAS dan HIMAPBIO. Setiap HMJ mengirimkan 3 orang perwakilannya, dimana salah satu diantaranya merupakan wisudawan/wisudawati yang akan resmi diwisuda esok harinya.
Berbagai kasus yang sedang hangat serta menuai pro dan kontra di Indonesia menjadi topik permasalahan dalam debat. Debat berlangsung dari pukul 12.40 siang sampai sekitar pukul 5 sore diselingi hiburan dari beberapa HMJ yang memeriahkan. Akhir dari lomba debat ini diraih oleh HIMAGEO (Himpunan Mahasiswa Geografi) sebagai juara pertamanya. Kemudian disusul oleh DIKSATRASIA (Pendidikan Sastra dan Bahasa Indonesia) sebagai juara kedua.
Tim Gemercik berhasil mewawancarai salah satu peserta debat yang berasal dari HIMAGEO. Muhamad Syahrul Sani, mahasiswa tingkat 1 kelas D jurusan Pendidikan Geografi yang berasal dari Bandung ini mengaku sangat senang mendapat kesempatan untuk mewakili himpunannya maju sampai memenangkan piala debat dari BEM FKIP. “Alhamdulillah sangat senang bisa memenangkan juara 1 lomba debat tingkat fakultas. Saya persembahkan kemenangan ini yang pertama untuk ibu dan bapak saya yang senantiasa mendo’akan yang terbaik bagi saya, dan saya persembahkan juga untuk jurusan tercinta, Geografi,” pungkasnya. Ia juga mengungkapkan ucapkan terimakasihnya, “Terima kasih atas kerja samanya rekan debat saya kak Ramdan Januari dan wakil wisudawannya kak Asep Rustandi serta dukungan semuanya.”
Mahasiswa berkacamata dan memakai batik merah saat diwawancarai ini mengaku sudah sering mengikuti lomba debat ketika sekolah di Madrasah Aliyah sebelumnya. Di akhir wawancara, Syahrul memberikan rahasia agar bisa lancar berbicara dan mengemukakan pendapat saat debat, Syahrul menyebut membaca adalah salah satu kuncinya. “Salah satu hal yang menyebabkan bisa berbicara lancar ya rajin membaca.”
So, sahabat gemercik pasti ingin kan seperti Syahrul? Lancar berbicara dan mengemukakan pendapat dalam debat? Yuk rajin membaca! Jangan lupa untuk terus membaca berita dari Pers Mahasiswa juga, ya! (Sucine/Gemercik)


