Kolaborasi Al-Muhajirin dan Gramedia, Hadirkan Bazar Buku Sepekan

WhatsApp Image 2026 03 05 At 10.29.43

Gemercik News Universitas Siliwangi (5/03). Panitia Paket Ramadan 1447 H Masjid Al-Muhajirin Universitas Siliwangi (Unsil) menggandeng Gramedia dalam kegiatan bazar buku selama sepekan di lingkungan Kampus 1 Unsil. Ketua Program Paket Ramadan, Iksan Abdul Aziz, mengungkapkan bahwa bazar ini bertujuan menghidupkan suasana Ramadan di kampus sekaligus menjadi sumber pendanaan program Masjid Al-Muhajirin.

“Tujuan diadakannya bazar ini untuk memeriahkan bulan suci Ramadan. Kami berpikir bagaimana caranya agar bazar ini nggak dibuka hanya sore aja, barang yang memang tidak bisa dimakan tetapi bisa dikonsumsi dari pagi, yaitu buku,” ungkap Iksan kepada Gemercik, pada Rabu (4/03).

Selanjutnya, Iksan menjelaskan antusiasme mahasiswa yang dinilai luar biasa dengan terjualnya lebih dari 20 buku hanya dalam dua hari. Hal ini membuktikan bahwa minat baca mahasiswa sebenarnya tinggi, namun sering terkendala oleh akses yang terbatas terhadap bahan bacaan bermutu dan ruang publik yang mendukung kegiatan literasi.

Respon dari mahasiswa terhadap bazar yang kami sediakan cukup luar biasa. Kami baru dua hari menggelar bazar, buku yang terjual sudah lebih dari 20. Dari situ saya berpikir ternyata minat mahasiswa untuk membaca itu tinggi,” jelasnya.

Selain itu, mengenai pilihan koleksi, Iksan menjelaskan bahwa panitia menyediakan genre fiksi seperti novel dan nonfiksi, sesuai minat kebanyakan mahasiswa saat ini. Sejauh ini, kategori fiksi menjadi produk yang paling banyak diminati oleh pengunjung bazar.

“Untuk buku kami tidak meminta yang aneh-aneh. Kami minta buku yang genre fiksi dan juga nonfiksi saja. Karena memang kebanyakan sukanya sekarang itu. Kalau buku yang terjual kebanyakannya dari buku fiksi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Iksan menambahkan terkait sistem pembayaran, meskipun tidak ada potongan harga khusus bagi mahasiswa, namun 10% dari hasil penjualan setiap buku akan dialokasikan langsung sebagai infak untuk mendukung operasional kegiatan di Masjid Al-Muhajirin.

“Harga jualnya menyesuaikan dengan harga aslinya. Tapi dari setiap buku yang terjual, 10% keuntungannya itu dialokasi untuk kegiatan masjid. Jadi, kami mengistilahkan, ketika ada orang yang membeli berarti dia sekaligus berinfak 10%,” tambahnya.

Terakhir, meskipun tidak ada agenda diskusi buku secara khusus karena fokus pada kajian religi rutin yang dilaksanakan setiap satu minggu sekali di hari Kamis, bazar ini akan terus berlangsung hingga puncaknya pada malam Nuzulul Qur’an atau tanggal 6 Maret. Penyelenggara berkomitmen menjadikan bazar ini sebagai agenda rutin tahunan setiap bulan Ramadan.

“Kebetulan ini juga agenda rutin dari tahun ke tahun setiap bulan Ramadan ada bazar, yang mana ini merupakan rangkaian dari program Paket Ramadan. Kalau tahun kemarin diadakan di 10 hari terakhir, tahun ini diadakan dari mulai tanggal 10 Ramadan, sampai puncaknya nanti di malam Nuzulul Qur’an,” tutupnya.

Reporter: Rendi Pebrian, Adila Sundari

Penulis: Fitria Sehla

Penyunting: Gessa Rizki Azzhara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *