Gemercik News-Tasikmalaya (25/12). Komunitas Cermin kembali mengadakan Festival Seni Budaya Syukur Waktu yang ke-11. Acara yang digelar di Taman Kota Tasikmalaya pada Sabtu, 24 Desember 2022 ini dibuka oleh Ashmansyah Timutiah, Ketua Komunitas Cermin sekaligus ketua penyelenggara acara.
Menurut Ashmansyah atau yang akrab dipanggil Abah Acong, acara tersebut mengusung tema kontemplasi yaitu kebudayaan sebagai sebuah jalan untuk masa depan. Dari tema tersebut, Abah Acong berharap acara ini mampu membuat kebudayaan sebagai kekayaan bangsa untuk menuju masa depan yang lebih baik. Festival Budaya kali ini juga dihadiri oleh seniman nasional Tisna Sanjaya dan tokoh penting lainnya seperti pelukis, pemain teater, pemusik, dan penari.

Acara ini akan berlangsung selama lima hari, dimulai dari melukis bersama yang diadakan pada 24 Desember 2022. Lukisan-lukisan tersebut nantinya akan dilelang, tetapi waktu untuk pelelangannya masih belum ditentukan. Kemudian ada juga acara pameran lukisan yang akan digelar pada 24-31 Desember 2022.
Selain acara pameran lukisan dan melukis bersama, masih banyak rangkaian acara pada festival ini, diantaranya ada lomba menulis puisi, menulis esai, videografi, fotografi, dan cipta lagu yang berlangsung sejak 15 November – 20 Desember. Kemudian pada 23 Desember terdapat pameran buku, seminar, dan pameran foto. Dilanjut pada 27 Desember yang akan diadakan mimbar sastra, 29 Desember silaturahmi budaya, serta 31 Desember yang merupakan puncak acara yakni pentas seni budaya malam pergantian tahun baru 2023.
Dari kegiatan Festival Budaya yang ke-11 ini Abah Acong menilai antusias dari masyarakat cukup baik dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Karena mungkin mereka (masyarakat) merasakan sesuatu yang berbeda dari yang pernah mereka lihat sebelumnya. (Namun) sayangnya dukungan dari pemerintah sangat minim. Padahal pemerintah seharusnya mampu memfasilitasi Festival Seni Budaya ini,” ungkap Abah Acong.
Abah Acong berharap, acara ini bisa terus berjalan dengan lebih baik lagi dan mampu mendapat antusias positif masyarakat dan pemerintah.
Reporter: Anisa dan Ikbal
Penulis: Ira D

