Unsil Resmi Lantik 32 UKM, Dengan Penambahan Satu UKM Baru

WhatsApp Image 2026 02 28 At 11.59.24

Gemercik News–Universitas Siliwangi (28/02). Universitas Siliwangi (Unsil) resmi melantik kepengurusan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2026 di Ruang Rapat Gedung Rektorat kampus 2 Unsil pada Jumat (27/02). Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Asep Suryana Abdurrahmat, S.Pd., M.Kes., mengungkapan bahwa sebanyak 32 UKM telah dilantik. Meski demikian, proses pelantikan ini belum mencangkup seluruh organisasi karena masih ada beberapa UKM yang tertunda.

“Yang sudah dilantik barusan itu 32 tapi informasi dari tim kemahasiswaan katanya masih ada dua UKM lagi yang belum masuk. Saya bilang yasudah, kita sudah janji batas waktunya sudah tercapai tapi ada dua UKM yang belum terkirimkan, jangan sampai menanggung program kerja UKM lain,” ungkap Dr. Asep kepada Gemercik, pada Jumat (27/02).

Menariknya, terdapat wajah baru di jajaran UKM Unsil tahun ini, yaitu diresmikannya UKM Women and Gender Studies. Dr. Asep menjelaskan UKM ini murni lahir dari aspirasi dan gagasan mahasiswa, khususnya kalangan perempuan.

“Hanya ada satu UKM yang memenuhi persyaratan, yaitu UKM Women and Gender Studies. Nah untuk UKM Women and Gender Studies ini justru munculnya bukan dari saya tapi dari mahasiswa sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum UKM Woman and Gender Studies, Nur Rachmi Ghayatri, menjelaskan tujuan utama pembentukan UKM ini adalah sebagai sarana pemberdayaan perempuan, dengan fokus pada penguatan kapasitas perempuan dengan mekanisme UKM berhaluan feminisme.

“Landasannya yang pertama yaitu pasti memberdayakan perempuan terutama mahasiswa yang ada di Unsil dan juga perempuan yang ada di masyarakat sekitar Unsil. Fokus pada UKM kali ini adalah capacity building agar bisa memberdayakan masyarakat perempuan lainnya,” jelasnya.

Kemudian, Rachmi mengungkapkan upaya memperkenalkan UKM ini, melalui pendekatan secara langsung guna mengikis jarak antara UKM dan publik. Selain itu, Pihaknya berupaya membangun citra UKM sebagai lembaga yang inklusif dengan memaksimalkan publikasi melalui berbagai kanal komunikasi.

“Kami pasti berfokus pada langsung turun ke masyarakat. Jadi kita gak ada gap antara UKM ini dan masyarakat. Jadi kita langsung turun ke masyarakat dan langsung membranding diri kita di sana dan juga mungkin brandingan ke luar atau ke Unsilnya sendiri lewat media-media lokal ataupun Gemercik dan juga Instagram kita,” ungkapnya.

Terakhir, Rachmi berharap  seluruh civitas akademika Unsil memiliki pemahaman yang lebih baik terkait isu gender, mampu menghargai keilmuan perempuan, serta tidak lagi memandang rendah perempuan dalam aspek apa pun. Dan dengan adanya UKM ini  diharapkan dapat memberikan dampak luas, baik di dalam maupun luar lingkup kampus.

“Harapan saya yaitu perempuan di Unsil ataupun akademisi atau sivitas akademisi bisa paham terkait apa itu gender dan bisa menghargai perempuan secara keilmuannya dan tidak mengkerdilkan perempuan itu dalam segi apa pun,” tutupnya.

Reporter : Rodiyah Permata Ghani, Fauzi Nuralpian

Penulis: Sabila Putri Nur Rochman

Penyunting : Elinda Siti Nurhasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *