Inventarisasi Ditarik, Calon Ketua BEM Unsil Kembali Kosong
Gemercik News–Universitas Siliwangi (27/05). Organisasi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Siliwangi (Ormawa FISIP Unsil) mengajukan mosi tidak percaya dan pernyataan sikap terhadap dinamika MAMLUB 2026 pada Senin (25/05). Dalam poin pernyataan sikap, Ormawa FISIP menyatakan abstain dalam pelaksanaan MAMLUB selanjutnya dan menarik inventarisasi Calon Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsil serta tidak akan mengajukan kembali calon pada tahun ini.
Ketua Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) FISIP, Putra Dira Pratama mengungkapkan kekecewaan Ormawa FISIP terhadap inkonsistensi BLM Unsil dalam pelaksanaan MAMLUB, salah satunya yaitu uji publik calon ketua BEM Unsil. Uji publik yang dilakukan tepat sehari setelah pencalonan dinilai menyudutkan calon serta terdapat sentimen terhadap gender.
“Pimpinan dari BLM di sini menghubungi pihak calon Presma itu untuk melakukan uji publik di hari yang sama. Namun, itu kembali menjadi tanggal 20, di sana mulai janggal, dan akhirnya jadilah forum uji publik. Namun, kami rasa di dalam uji publik tersebut yang pertama itu lebih banyak pertanyaan sentimental dan subjektif,” ungkap Putra kepada Gemercik, pada (26/05).
Lebih lanjut, Putra mengungkapkan bahwa terdapat tuntutan dari tiga fraksi MAMLUB untuk melakukan uji publik ulang karena distribusi informasi kepada mahasiswa dinilai tidak merata. Disisi lain, fraksi FISIP menganggap uji publik yang dilakukan telah memenuhi syarat dan alasan yang diajukan tidaklah rasional.
“Mengapa menitik beratkan kembali untuk melakukan uji publik ulang kepada calon, itu yang menjadi keberatan bagi kami dalam fraksi FISIP pada saat itu. Karena, kalau kita melihat esensi dari uji publik ini sudah esensial,” ungkapnya.
Kemudian, Putra menjelaskan bahwa Ormawa FISIP pertama kali melayangkan mosi tidak percaya dan pernyataan sikap dalam forum MAMLUB sebelum ditransparansikan di media sosial. Sebelumnya, upaya mediasi telah diajukan oleh BLM Unsil namun belum terdapat tindak lanjut.
“Untuk langkah lebih lanjut sekarang itu akan mengadakan rapat pimpinan yang membahas terkait berlangsungnya dari keabstainan dan pernyataan sikap tersebut. Lalu, kami pun nantinya jika ada komunikasi dari BLM US kembali maka kami akan membuka jalan komunikasi tersebut,” jelasnya.
Terakhir, Putra berharap BLM Unsil dapat menjalankan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangganya (AD/ART) dengan konsisten dan tegas sehingga tidak terjadi konflik destruktif. Putra juga berharap posisi ketua BEM Unsil tidak mengalami kekosongan karena sistem pemerintahan mahasiswa menjadi tidak ideal tanpa pemimpin.
“Untuk badan lain dari mahasiswa di Universitas Siliwangi saya harap bisa lebih maksimal lagi dalam kinerjanya serta bisa mengindahkan cita-cita dari mahasiswa di Universitas Siliwangi, terutama terkait pembuatan sistem government organization yang memang belum ada di Universitas Siliwangi,” tutupnya.
Reporter: Dista
Penulis: Diyah
Penyunting: Elinda





Post Comment