Pager Asik Gelar Ramadan Gembira dengan Tema “Volunteer Inisiatif dan Solidaritas”

WhatsApp Image 2026 03 16 At 8.25.44 PM

Gemercik News—Universitas Siliwangi (16/03). Komunitas Pemuda Penggerak Kota Tasikmalaya (Pager Asik) kembali gelar Program Ramadhan Gembira  2026 pada Minggu (15/03) dengan membawa tema “Volunteer Inisiatif dan Solidaritas” yang bermitra dengan Relawan Gesit, Rere dan Paguyuban Mojang Jajaka Kota Tasikmalaya.

Ketua Pelaksana, Niffal Rizky Fauzi, mengungkap bahwa pemilihan tema diharapkan agar volunteer yang bergabung dalam Program Ramadhan Gembira 2026 memiliki kepedulian sosial yang berdampak nyata terhadap lingkungan dan bukan hanya sebagai personal branding.

“Tema sekarang kita ambil yaitu volunteer inisiatif dan solidaritas, kita ambil karena kita ingin semua yang berkesimpung di sini, yaitu volunteer yang inisiatif, yang solidaritas, yang aware terhadap pelindungan sosial atau pelosok-pelosok kota Tasikmalaya,” ungkap Niffal kepada Gemercik, pada pada Minggu (15/03).

Lebih lanjut, Niffal menjelaskan perbedaan yang signifikan dalam penyelenggaraan program tahun ini. Program tahun ini yaitu mengenai persebaran wilayah yang berjumlah sepuluh lokasi yang diprioritaskan dengan melihat tingkat kemiskinan yang tinggi di Tasikmalaya, hingga alokasi anggaran yang mencapai dua puluh satu juta rupiah untuk sepuluh titik.

“Perbedaanya yaitu peningkatan kemandirian dari masing-masing wilayah dari tahun kemarin, dan di tahun sekarang kita mengalokasikan ke 10 lokasi, dan bedanya mungkin dari anggaran pun beda, di tahun kemarin achieve-nya sampai di 25 titik lokasi satu hari full itu di 63 juta, sekarang di 10 titik lokasi langsung di angka 21 juta,” jelasnya.

Kemudian, Niffal menambahkan bahwa bentuk kegiatan berbeda-beda dengan mempertimbangkan kondisi demografi di masing-masing wilayah, seperti di Cibuah terdapat permainan bersama anak-anak, fun games, dan diakhiri dengan buka bersama. Sedangkan di Kampung Gunung Gantar dilakukan sosialisasi Pendidikan serta kolaborasi dengan Mojang Jajaka Kota Tasikmalaya di Pasir Sare.

“Karena dari satu wilayah ke wilayah lain itu berbeda individualnya, berbeda kelompoknya, dan seperti di Cibuah kebanyakan anak-anak jadi kita ambilnya konsep anak-anak gitu untuk bermain bersama anak-anak,” tambahnya.

Disisi lain, Niffal mengungkapkan proses persiapan program memiliki tantangan tersendiri dengan waktu yang sangat sedikit hingga sulitnya akses serta koordinasi terhadap warga dan mitra. Namun, menurutnya kegiatan berhasil diselenggarakan berkat dorongan dari Unexpected Emosional Response (UER) terhadap kegiatan Ramadhan Gembira ini.

“Para komunitas juga individu 299 orang donator yang menjadi salah satu pendorong kita untuk melakukan kegiatan ini,” ungkapnya.

Terakhir, Niffal menyampaikan output yang diharapkan adanya penurunan kemiskinan di wilayah pelosok Kota Tasikmalaya, serta dapat melakukan silaturahmi lebih intensif kepada orang-orang di wilayah pelosok yang ada di Kota Tasikmalaya dan bisa menjadi salah satu contoh teladan sosial dari warga pelosok yang ramah lingkungan.

“Harapan untuk kegiatan ini ke depannya semoga wilayah-wilayah yang kita tuju sekarang akan lebih mandiri lagi dan semoga semua kampung yang ada di Kota Tasikmalaya ini bisa merasakan program ini bersama,” tutupnya.

Reporter: Adila, Elsa, Putri, Zira.

Penulis: Salisa, Rodiyah.

Penyunting: Iis Rahmawati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *