Liputan Khusus, Banjir Garut Salah Siapa?
Menurut Dwikorita Karnawati, Rektor UGM dikutip dari liputan6.com,“Kami mengamati penyebabnya tidak hanya kondisi alam saja tetapi juga pengaruh dari manusia atau kondisi tata buka lahan yang tidak sesuai dengan kondisi alamnya,” ujarnya.
Beliau tidak menampik faktor curah hujan ketika itu cukup tinggi yakni 255 milimeter kubik per detik. Sementara kondisi alam di Garut juga semacam mangkuk atau lembah yang dikelilingi tujuh gunung api, sehingga secara hidrologi daerah itu menjadi tempat mengalirnya air dari gunung.
Menurut data terakhir, “Sampai sekarang ada 33 orang tewas, 20 hilang, 35 orang luka-luka, dan 6.361 orang mengungsi,” kata H Budiman, selaku ketua PMI Kabupaten Garut kepada Persma Unsil dilokasi kejadian.
Lantas dengan terjadinya musibah tersebut, siapakah yang harus disalahkan? Pemerintah kah atau masyarakat setempat yang menempati lahan “dekat” dengan dipinggiran sungai yang notabene “rawan” banjir susulan tersebut? (RAS)
Calon Anggota Pers Mahasiswa 2016






Post Comment