Fokus Penanaman Karakter Masagi, OMBUS 2026 Hadirkan Konsep Baru
Gemercik News–Universitas Siliwangi (3/08). Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Siliwangi (OMBUS) 2026 dipastikan tampil berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Agenda penampilan mozaik ditiadakan serta resmi digantikan dengan formasi kreasi kebudayaan, guna menjaga fokus mahasiswa baru terhadap penanaman nilai-nilai karakter masagi.
Ketua Pelaksana OMBUS 2026, Sandi Ardiyansyah, menjelaskan bahwa rangkaian agenda tahun ini mengusung tema “Transformasi Nilai-Nilai Kebangsaan dan Karakter Masagi bagi Siliwangi Muda di Era Literasi Digital”. Tema tersebut dipilih untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menanamkan karakter masagi, dan meningkatkan literasi mahasiswa baru.
“Saya membawakan tema ini karena betul-betul make sense dengan kondisi faktual dan realitas hari ini,” jelas Sandi kepada Gemercik pada Minggu (02/08).
Di samping itu, Sandi menjelaskan pelaksanaan OMBUS 2026 ini berada di bawah tanggung jawab komite yang dibentuk oleh Kolektif Eksekutif Mahasiswa (KEM). Pembentukan ini melibatkan lembaga yang berfokus pada memfasilitasi ruang komunikasi dan diskusi demi menyukseskan pelaksanaan OMBUS 2026. Selain itu, pembentukan panitia sempat menjadi tantangan akibat ketiadaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsil.
“Banyak perdebatan yang memang menjadi diskusi kami, yang pada akhirnya kita membuka komunikasi bersama lembaga, ditemani dengan BLM juga, bahwa kita harus melaksanakan program terbesar yaitu OMBUS, yang di mana OMBUS ini merupakan program terbesar dari bidang pendidikan,” jelasnya.
Mengacu pada Panduan Resmi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), OMBUS 2026 ditetapkan selama 6 hari, terdiri dari 2 hari gladi dan 4 hari pelaksanaan resmi. Rangkaian kegiatan resmi meliputi sosialisasi, pelantikan mahasiswa baru, serta grand opening yang identik dengan Wangsit Siliwangi, pematerian, hingga demo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sebagai penutup.
“Kita di sini sebagai universitas itu mengambil 4 hari saja untuk rangkaian resminya. Lalu untuk di hari Jumat, kita akan melaksanakan demo UKM juga. Demo UKM yang menjadi penutup dari OMBUS universitas yang nantinya akan diserahkan ke OMBUS fakultas,” ungkap Sandi.
Terakhir, Sandi berharap agar seluruh rangkaian kegiatan orientasi dapat berjalan lancar tanpa kendala. Sandi juga menekankan pentingnya sinergi yang solid antar-seluruh elemen lembaga kampus, mulai dari tingkat rektorat hingga fakultas, demi menyukseskan gelaran OMBUS 2026 ini.
“Terkait harapan, yang pertama, saya harap semuanya berjalan dengan baik-baik saja, yang kedua, semua lembaga bisa bersinergi, entah dari lembaga rektorat ataupun dari lembaga fakultas pun itu bisa bersinergi untuk menyongsong OMBUS 2026,” tutup Sandi.
Penulis: Sabila Putri Nur Rochman
Editor: Ade Reva Nurhanifah





Post Comment