Unsil Kukuhkan Guru Besar, Dorong Penguatan Akademik

Twibbon Berita Website 2026 20260417 133444 0000

Unsil Kukuhkan Guru Besar, Dorong Penguatan Akademik

Gemercik News-Universitas Siliwangi (17/04). Universitas Siliwangi (Unsil) menyelenggarakan sidang terbuka senat dalam rangka pengukuhan lima Guru Besar/Profesor dari berbagai bidang keilmuan. Acara ini digelar di Auditorium Gedung Rektorat lantai 3 Kampus 2 Unsil pada Kamis (16/04), dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi universitas.

Pengukuhan Guru Besar berasal dari disiplin ilmu yang beragam, yakni Prof. Dr. Cucu Hidayat, Drs., M.Pd. dalam bidang kepakaran Pendidikan Olahraga; Prof. Dr. Ir. Asep Andang, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. dalam bidang Kepakaran Teknologi Konverter Daya Listrik; Prof. Dr. Dra. Siti Fadjarajani, M.T. dalam bidang kepakaran Geografi Wilayah; Prof. Dr. Rina Nuryati, Ir., M.P. dalam bidang kepakaran Pembangunan Pertanian; serta Prof. Dr. Lina Marlina, S.Ag., M.Ag. dalam bidang kepakaran Ekonomi Syariah.

“Semoga keilmuan dan kepakaran yang dimiliki dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Universitas Siliwangi, masyarakat, serta pembangunan bangsa. Dan ini tentu bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil dari akumulasi kerja keras, dedikasi, serta doa dari orang-orang terdekat. Semoga amanah ini dapat terus dijaga dan menjadi sumber inspirasi bagi kita semua.” tutur Prof. Dr. Ir. Nundang Busaeri, M.T., IPU., ASEAN Eng. selaku Rektor Universitas Siliwangi.

Prof. Dr. Ir. Nundang juga menekankan bahwa keberagaman kepakaran ini membuka peluang kolaborasi lintas disiplin ilmu yang besar. Kehadiran para guru besar diharapkan mampu memperkuat kualitas pengajaran, publikasi ilmiah, sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi tantangan di masyarakat.

“Melalui momentum ini, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama membangun kampus yang berdampak. Kehadiran para guru besar diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas akademik melalui pengajaran dan publikasi ilmiah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata atas berbagai tantangan yang ada dalam kehidupan.” Jelasnya dalam sambutan pengukuhan.

Ketua Senat Unsil, Prof. Dr. Deden Mulyana, S.E., M.Si., menegaskan bahwa gelar Guru Besar merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar, bukan sekadar pencapaian akhir. Jabatan fungsional tertinggi ini menuntut peningkatan peran dalam riset dan pengabdian masyarakat guna memberikan dampak nyata bagi publik, profesional dalam menjaga integritas, serta menjadi penggerak utama dalam pengembangan keilmuan secara berkelanjutan.

“Pengukuhan ini bukan sekadar pencapaian akademik tertinggi, melainkan pengakuan atas kontribusi keilmuan, integritas akademik, dan dedikasi yang berkelanjutan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, serta pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Prof. Dr. Deden juga menambahkan bahwa peran profesor semakin krusial dalam mendorong riset yang berdampak, inovasi berbasis kebutuhan masyarakat, serta penguatan kolaborasi akademik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kepada para profesor yang baru saja dikukuhkan, kami titipkan harapan agar senantiasa menjaga amanah keilmuan ini dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian,” tutupnya.

Reporter: Silvia, Rio

Penulis: Rida

Penyunting: Iis Rahmawati

Post Comment