Pesan Edaran Mengenai Beberapa Kebijakan itu Tidak Benar

Gemercik News-Tasikmalaya (22/5). Pada hari Rabu 20 Mei 2020, beredar pesan keputusan hasil rapat akademik. Dalam pesan itu tercantum bahwa sejumlah kebijakan merupakan hasil rapat  Wakil Rektor 1 dan  Wakil Rektor 2. Dengan adanya pesan edaran ini membuat mahasiswa yang sudah mengetahui menjadi panik karena dianggap bahwa pesan edaran itu benar.

Hal ini diperkuat dengan adanya surat edaran resmi dari lembaga. Dalam pesan edaran tersebut yang sudah keluar yakni mengenai pemberitahuan UAS. Hal yang membuat resah mahasiswa mengenai pesan edaran ini adalah mengenai uang kuliah tunggal (UKT) yang tetap dan tidak turun. Padahal sebelumnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sudah memberikan surat terbuka kepada lembaga mengenai aspirasi UKT mahasiswa.

“Oh buat ini engga ya, ga ada perundingan dengan kita terkait pesan yang beredar,” tutur Jaka selaku Presiden Mahasiswa Unsil mengenai pesan edaran tersebut.

Berdasarkan penuturan Jaka, ia dan rekan-rekan BEM tidak mengetahui mengenai pesan edaran tersebut.

“Saya ga berani bicara lebih soal pesan tersebut, karena sifatnya belum resmi dan kurang syahih,”tegas Jaka.

Sama halnya dengan jaka, Wakil Rektor Bidang Akademik yang namanya tercantum dalam pesan edaran juga tidak merasa membuat pesan tersebut.

“Saya tidak tahu siapa yang membuat pesan ini, dari mana/dari siapa pesan itu diterima,” jawab Prof. Deden.

Kemudian, begini tanggapan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

“Mirip, saya belum terima resume rapat resmi dari notulen. Resume akan dilaporkan ke rektor. Lalu dibahas dalam rapim atau pertimbangan senat sehingga menjadi keputusan rektor,” tegas Budi selaku Wakil Rektor 3  via whatsapp.

Mengenai kebenaran informasi yang terdapat dalam pesan edaran tersebut Budi menjelaskan bahwa sebaiknya harus menunggu SK atau Surat Edaran dari Rektor sebelum diadakan Rapim dengan Senat. Rencana Rapim ini akan ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2020.

 “Intinya kalo ada kebijakan yang ga pro terhadap kita pasti kedepannya kita perjuangkan sampai kita menang.” Tutup Jaka melalui wawancara via whatsapp.

Reporter: Ayu Sabrina, Ades Yulandari

Penulis: Ades Yulandari

Penyunting: Rini Trisa                  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed