Unsil Gandeng Kembali USAID Hingga LSM dari Jerman di KKN Kali Ini

Gemercik News-Tasikmalaya (6/12). Universitas Siliwangi kembali mengadakan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) gelombang satu yang akan diselenggarakan mulai tanggal 10 Januari 2020 mendatang. Terdapat 16 kecamatan yang terdiri dari 74 desa akan menjadi lokasi kegiatan KKN kali ini.

Di wilayah Tasikmalaya tersebar di 15 kecamatan mencakup Tasik Utara dan Selatan mulai dari Cipatujah, Bojong Gambir, Cikatomas, dan lain sebagainya. Kemudian ada penambahan satu lokasi di wilayah Garut, yakni kecamatan Cibalong yang terdiri dari empat desa yaitu Desa Sancang, Desa Karyasari, Desa Karyamukti, dan Desa Najaten. Setiap desa akan mendapatkan satu kelompok dengan jumlah peserta rata-rata 20 orang. 

Pendaftaran peserta KKN ini berakhir pada tanggal 15 Desember 2019. Selanjutnya pada tanggal 16 Desember peserta dapat memilih sendiri lokasi KKN beserta dosen pembimbing untuk KKN di SIMAK Unsil dengan batas waktu pemilihan selama satu pekan. 

“Sekarang kan masa registrasi KKN sampai tanggal 15 Desember. Setelah semua peserta registrasi, selanjutnya peserta boleh memilih sendiri desa karena sudah ada dosen pembimbing,” kata Eri Cahrial, Ir., MP. selaku ketua pelaksana kegiatan KKN. 

“Mengenai dosen pembimbing, karena kami belum dapat setoran (dari) fakultas, rencana sampai tanggal 9 (Desember) setelah masuk dari ini (fakultas) baru kita bagikan (dosen pembimbing)  setelah itu mahasiswa boleh milih lokasi dengan jangka waktu kurang lebih satu minggu,” lanjutnya. 

Kegiatan akan diikuti oleh 1463 mahasiswa. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menduduki ranking pertama dengan total lebih dari 1000 peserta. KKN ini berlangsung selama satu bulan terhitung dari tanggal 10 Januari hingga 10 Februari 2020. Sebelumnya, para peserta akan mendapat pembekalan dari pihak lembaga yang akan diselenggarakan pada tanggal 7 dan 8 Januari 2020. 

Dengan tema yang diusung mengenai kewirausahaan dan mitigasi, pihak lembaga akan melanjutkan kembali kerja sama dengan lembaga pembangunan internasional Amerika Serikat atau United States Agency for International Development (USAID). Selain itu,  berkaitan dengan program LPPM desa binaan, pihak lembaga melakukan kerja sama dengan LSM dari Jerman. Kemudian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut digandeng untuk KKN kali ini. 

“Karena kita daerah rawan bencana dan rencana (melakukan kerja sama) dengan BPBD tentang mitigasi bencana, karena ada daerah Tasik Selatan terutama. Apalagi kan sekarang musim hujan.” Jelasnya. 

Beliau berharap dengan adanya KKN kali ini, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sejalan dengan visi dan misi Universitas Siliwangi. Tak hanya itu, mahasiswa juga diharapkan mampu meningkatkan potensi yang ada di desa binaan. Dengan adanya program KKN ini dapat memacu masyarakat untuk berwirausaha hingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. 

Reporter: Anisa tw

Penulis: Anisa tw

penyunting: Yanifa RS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed