Pangkas Lahan Parkir, Pembangunan Inkubator Bisnis Bawakan Strategi Alternatif sebagai Langkah Solusi

WhatsApp Image 2026 11 05 At 13.17.14

Pangkas Lahan Parkir, Pembangunan Inkubator Bisnis Bawakan Strategi Alternatif sebagai Langkah Solusi

Gemercik News—Universitas Siliwangi (5/11). [dk1] Pembangunan Gedung Inkubator Bisnis di kampus 1 Universitas Siliwangi (Unsil) mengakibatkan berkurangnya lahan parkir yang tersedia. Pembangunan tersebut dilakukan sejak pertengahan Oktober 2026. Kepala Biro Keuangan dan Umum Unsil, Dr. Nana Sujana, Drs., M.Si., menyatakan bahwa pembangunan tersebut tidak akan memangkas seluruh lahan parkir, dan masih menyisakan ruang yang masih dapat untuk dimanfaatkan.

“Itu nanti di depan masih ada space parkir yang depan, itu hampir 8×4 meter, manjang ya kan. Jadi kalo untuk motor masih bisa. Jadi tidak full gedung, masih ada space untuk parkir,” ungkap Dr. Nana kepada Gemercik pada Rabu (04/11).

Kemudian, Dr. Nana menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pembangunan dilatarbelakangi posisi lahan parkir yang strategis. Letaknya yang dekat dengan Gedung Mandala, masjid, dan klinik universitas berpotensi besar untuk menarik konsumen.

“Jadi mungkin dari aspek, prospek usaha itu lebih strategis tempatnya. Walaupun memang ada kelemahan. Kelemahannya tadi, emang kita kan luas lahannya terbatas, yang di kampus itu hanya 6,9 hektar, rutinitasnya cukup banyak, kepentingan kuliah,” jelasnya.

Kemudian, Dr. Nana mengungkapkan keterlibatan Senat, Dekan, Dewan Pengawas (Dewas), hingga para ahli di bidang ekonomi dalam pembangunan inkubator bisnis. Dr. Nana juga menyebutkan bahwa terdapat sosialisasi secara daring kepada mahasiswa dan sosialisasi bersama rektor kepada seluruh dekan fakultas di kampus satu.

“Yang jelas sudah pasti senat juga. Para dekan juga diikutkan, dewan juga ikut waktu itu termasuk DLSP juga ikut, termasuk juga tadi minta rekomen juga ke orang-orang yang basically nya di ekonomi ya, di fakultas ekonomi,” ucapnya.

Selain itu, Dr. Nana menjelaskan terkait rancangan Gedung Inkubator Bisnis yang akan terdiri dari tiga lantai. Setiap lantainya akan beroperasi berdasarkan fungsinya masing-masing, dari mulai untuk tempat meeting hingga rooftop untuk kegiatan mahasiswa. Dr. Nana menyampaikan bahwa saat ini pembangunan tersebut difokuskan pada lantai satu yang ditargetkan akan rampung pada Desember 2026.

“Itu rencananya tiga lantai, jangan salah. Kalo untuk yang pertama nih satu lantai. Kalo di lantai kedua itu nanti untuk area kantor, mungkin meeting kecil, itu juga bisa dipake untuk praktek atau meeting. Lantai ketiganya itu kita itu bikin rooftop yang dipake kegiatan untuk kegiatan-kegiatan baik itu untuk mahasiswa kemudian urusan urusan lain,” jelasnya.

Terakhir, Dr. Nana menyampaikan pesannya terkait perubahan area fasilitas parkir akibat pembangunan inkubator bisnis. Dr. Nana berharap bahwa pembangunan ini akan menjadi langkah awal yang baik untuk melengkapi fasilitas kampus, terutama ketika fasilitas tempat kegiatan mahasiswa berkumpul di dalam kampus saat ini telah cukup padat.

“Yang pertama mohon maaf ya atas mungkin ketidaknyamanan karena kita sedang melakukan pembangunan. Yang kedua, ya kami juga sudah memikirkan terkait dengan rekayasa parkir setelah gedung itu berdiri,” tutupnya.

Reporter: Rodiyah Permata Ghani, Adila Sundari

Penulis: Sasi

Penyunting: Manazil Khoiriyah Prana


Post Comment