Daerah Masing-masing Jadi Opsi KKN Gelombang II

Gemercik News-Tasikmalaya (28/05). Pendaftaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode II Universitas Siliwangi Tahun Akademik 2019/2020 dilaksanakan pada tanggal 29 Mei-14 Juni 2020. Hal ini diberitahukan secara langsung melalui surat pemberitahuan dari ketua LPPM-PMP. Tanggal tersebut sedikit lebih maju, dibandingkan dengan perencanaan awal yaitu pada akhir Juni.

Pelaksanaan kegiatan KKN akan dilakukan di tempat tinggal peserta KKN. Konsep pelaksanaan KKN ini merupakan alternatif kedua yang disampaikan oleh ketua pelaksana KKN; Eri Cahrial, Ir., MP. Kemudian, untuk teknis dan panduannya akan diinformasikan kembali.

Dengan adanya pemberitahuan ini, menimbulkan banyaknya kontroversi di kalangan mahasiswa. Teknis pelaksanaan yang belum jelas menyebabkan kekhawatiran bagi para peserta KKN. Seperti yang dikatakan salah satu calon peserta KKN Muhammad Ganjar Adami, Mahasiswa Manajemen 2017 saat diwawancara melalui telegram mengenai kekhawatiran tersebut.

“Tentu saja, apalagi mereka yang tinggal di kota-kota besar, seperti hal yang telah saya sampaikan di grup. Bahwa karakter orang desa dan kota itu berbeda, saya khawatir bagi yang KKN di kota-kota besar tidak adanya partisipasi dari masyarakat setempat,” tutur Ganjar.

Karakter masyarakat desa dan kota yang cenderung berbeda, serta perihal mahasiswa yang dinilai kurang dalam hal bersosialisasi menjadi yang dikhawatirkan dari peserta KKN.

“Jika KKN dilakukan secara mandiri, saya khawatir pada orang yang no life, bukan berarti mereka tidak berguna, hanya saja keahlian mereka bukan pada sosialisasi langsung dengan masyarakat. Jika KKN secara kelompok mungkin mereka dapat berguna dengan cara menyalurkan ide-ide mereka, intinya kaum no life bisa berkontribusi lewat pemikiran bukannya aksi,” tambah Ganjar.

Namun, Mahasiswa diharapkan tidak khawatir dan mengikuti prosedur pelaksanaan sesuai dengan apa yang diinstruksikan. Karena, pelaksanaan kegiatan KKN ini telah melalui pembahasan dengan Kemendikbud dan perwakilan universitas lain.

”Karena sebelumnya juga kita melakukan pembahasan dengan Kemendikbud dan perwakilan universitas lain mengenai pelaksanaan kegiatan KKN, InsyaAllah segala teknis yang dilaksanakan tidak akan membahayakan mahasiswa, kita akan buat KKN ini seaman mungkin senyaman mungkin.” Tutur Agus Supriatman LPPM-PMP UNSIL pada grup Telegram KKN PERIODE 2 TA 2019/2020.

Pada akhir percakapan di grup Telegram, beliau menegaskan bahwa yang perlu calon peserta lakukan saat ini adalah:

1.Pelaksanaan kegiatan KKN akan dilaksanakan di tempat tinggal peserta KKN berada untuk teknis dan panduannya akan diinformasikan kemudian,

2.Calon Peserta KKN wajib melakukan pendaftaran pada tanggal 29 Mei-14 Juni dengan ketentuan sebagai berikut:

1) Telah mengontrak KKN di KRS,

2) IPK minimal 2.0,

3) Telah menempuh minimal 100 SKS,

4) Mengisi seluruh data dengan benar pada laman http://simkkn.unsil.ac.id,

5) Foto yang di-upload pada proses pendaftaran online berukuran 3×4, latar foto berwarna merah, memakai kemeja putih memakai jas almamater dengan ukuran file maksimal 100 kb.

3.Setelah melakukan pendaftaran ulang calon peserta diharuskan untuk memilih kelompok KKN-nya masing-masing secara online melalui laman Simak (Unsil) pada tanggal 16-17 Juni 2020.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai KKN akan di informasikan melalui grup Telegram.

Reporter: Winda Grizela

Penulis: Winda Grizela

Penyunting: Jihan F

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed